Gigs Review : Oasis Vs Blur

Malam minggu tepat tanggal 24 july 2010, cuaca cerah dan ceria bertempat di sebuah venue yang cihuy dengan suasana yang aduhay, sangat cozy dan redup-redup gimana gitu. Ya, Quail lounge and bar setiabudi 103 Bandung, wonderwall organizer mengadakan sebuah acara  the uk’s top  tribute band dengan headline yang keren yaitu OASIS VS BLUR, sudah menjadi rahasia bersama sejak saya masih duduk di bangku sekolah menengah pertama bahwa Oasis dan Blur memang ada semacam konflik yang entah apa nama nya jika bisa di komparasikan… , biarkanlah itu…

Dan penampilan pada malam itu diisi oleh band-band yang cociks, baik dari kubu Oasis ataupun Kubu blur, yaitu : Karma, Twisterella, Sunny Summer Day, Venue ( jakarta ),Space Cadet, Pagi Mentari, Plester Kuning Feat Kumbang “Don Lego” & Atham “Beat Boy”

Oke, sekitar jam 7 malam saya sudah tiba disana, karena menurut jadwal pukul 7 lah gerbang di buka, alias opengate, namun, nampaknya belum dimulai, parkiran masih lengang hanya terlihat beberapa calon penonton. Dan akhirnya jam 8 kurang pintu sudah di buka, dan sudah sayup-sayup terdengar  alunan nada-nada dari atas ( di dilantai dua lah tempatnya cs kuh… ) dan penampilan pertama di daulat kepada Venue (Jakarta) yang berada di Kubu Oasis, wow sekali penampilan Venue dengan membawakan 4 lagu dari Oasis salah satu nya adalah “Morning glory” yang nadanya merayu para penonton untuk sing along bersama-sama.

Selagi menunggu band selanjutnya yang akan tampil, Mc lah yang bertugas, dan kalian tahu siapa yang jadi Mc nya? Yes, the one and only, Shera Tarigan yang tampil sangat La Roux sekali, seperti biasa Shera Cantik dan Raw, aslina lur, cantiiik…   dan seharusnya Shera malam itu bekerjasama dengan sang Vokalis Oppression Head Brezz84, namun sayang Brezz84 tidak hadir, sedang ada tugas lain mungkin.

Selanjutnya giliran Sunny Summer Day yang sudah tidak asing di daulat untuk mengambil alih panggung yang malam itu berada di kubu Blur unjuk kebolehan dan mengundang Vokalisnya Astrolab Dany Badra untuk menemani Dicky Hermansyah menyanyikan “Parklife” dan ini pun membuat para penonton yang datang menikmati repertoar Blur menyanyikannya bersama-sama alias sing along lur… gress!

Kini giliran Plester Kuning, yup Plester Kuning, yang berdiri di jajaran Oasis, malam itu menampilkan Kumbang dari Don Lego, dan Atham dari BeatBoy membawakan Hits dari Oasis seperti “Live forever”, “Rock and Roll Star”, “So Might Say”, and you know what? Ada stage diving dari penonton saat anchor di lagu “Rock and roll star”, wow sekali… sangat memukau, semua penonton sing along bersama, riuh rendah, semua jari menunjuk langit, kedua tangan terbuka sambil memejamkan mata… menghayati bait per bait di lagu Rock and roll star, seolah- olah itu adalah cita-cita terpendam semua manusia yang hadir pada malam itu.

Setelah ber stage diving, sing along bersama-sama penuh emosi tulus bersama PlesterKuning Kini giliran kubu Blur, dengan perwakilannya Pagi Mentari, mungkin ini adalah penampil dengan usia anggota band yang masih muda dan terlihat masih sangat gugup juga kagok, tapi… hey mereka membawakan “Coffee and Tv”, terdengar tidak terlalu bersih dan, itu suara backing vocal perempuan terdengar fals, but… good for try ,  keep up in the good work mate.

Kembali giliran pasukan pembawa bendera Oasis, yaitu Karma, dengan membawa amunisi “WonderWall”, “Don’t look back in anger”, “Stand by me” dan pada lagu ini, Sang Mc cantik nan Raw Shera Tarigan naik ke atas panggung, mungkin naluri sebagai vokalisnya terpanggil dan jadilah… Karma malam itu bernyanyi bersama Shera di lagu Stand by me, (Shera)  sangat-sangat memukau, selanjutnya Karma membawakan “Morning glory”, “Don’t go away” dan “Roll with it”, hampir di setiap lagu terciptalah sing along yang merata dan aduuuuuuuhaaaaaaay luuuuuuur.

Tibalah giliran pembela Blur yaitu Space Cadet unjuk kebolehan, lumayan membawa suasana kembali tenang dan ini lah penampilan terakhir di tutup oleh pembawa bendera Oasis malam itu adalah Twisterella, dan ini adalah penampilan pamungkas pada malam itu… para penonton merangsek hingga ke depan panggung, ada yang merebut microphone yang seharus nya ada dibawah kekuasaan Cheppy Roma Agustiana sang Vokalis dari Twisterella namun rupanya hasrat para penonton untuk bernyanyi bersama dan menguasai panggung tak terbendung, stage diving tercipta kembali, saking tak terbendungnya penonton yang merangsek ke atas panggung dan ini menyebabkan Arifin Nugraha – Guitar dan Dicky Munandar – Bas, harus bermain di bawah panggung, sungguh luar biasa animo penonton yang semakin menggila, terutama pada lagu “Wonderwall”, hingga pada akhirnya di tutup oleh “Don’t look back in anger” yang kembali membuat penonton melompat dan stage diving.

Kesimpulan dari the uk’s top  tribute band OASIS VS BLUR malam itu dimenangkan oleh kubu OASIS, kenapa? Karena di setiap penampilan para Band Pembawa bendera OASIS tercipta sing along mulai dari yang malu-malu sampai stagediving hingga penonton mengkudeta mikrophon yang seharusnya ada di bawah kekuasaan sang vokalis. Overall meski terjadi perselisihan antar mereka di U.K sana, yang terpenting kita sebagai pecinta Blur dan Oasis di Indonesia harus tetap mengapresiasi karya mereka secara tertib dan damai (Red) . We salute to wonderwall organizer for the good work and thx mate . Band-band pengisi pun menakjupkan… salut duluuuuuuuur!

(Teks & Foto : Harist Shandy)

  • Share/Bookmark

Tags: , , , ,

3 Responses to “Gigs Review : Oasis Vs Blur”

  1. [...] This post was mentioned on Twitter by Gilang Saiful Islam and chandra dwi lingga, gigsplay. gigsplay said: buat yang ga sempat hadir di #gigs Oasis vs Blur, kami juga sudah siapkan ceritanya disini —> http://bit.ly/aIpmQy [...]

  2. vigne says:

    Saya rasa tagline BLUR VS OASIS pada acara tersebut kurang tepat, berdasarkan agregat yang kurang seimbang 2 : 3. Sebagai pihak dari BLUR saya merasa kurangnya keadilan, beruntung Space Cadet sedikit membayar rasa kurang puas saya dengan membawakan lagu BLUR secara emosional, mengingat event seperti ini masih terbilang langka di Bandung. But still nice gigs overall, keep up your good works guys. I’m waiting for the next gigs bigger, long live Britpop!

  3. rio abineri says:

    GLORY OASIS… BLUR??? hahahaha… I think OASIS is the WINNER!!!

Leave a Reply