Music News
Bruce Springsteen Akan Rilis Tujuh Album Dalam Koleksi ‘Tracks II: The Lost Albums’

- Share
- Tweet /srv/users/gigsplayv2/apps/gigsplayv2/public/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 66
https://gigsplay.com/wp-content/uploads/2025/04/Bruce-Springsteen.jpg&description=Bruce Springsteen Akan Rilis Tujuh Album Dalam Koleksi ‘Tracks II: The Lost Albums’', 'pinterestShare', 'width=750,height=350'); return false;" title="Pin This Post">
Legenda musik rock Amerika, Bruce Springsteen, bersiap menghadirkan kejutan bagi penggemarnya dengan merilis tujuh album penuh yang belum pernah didengar sebelumnya melalui koleksi bertajuk ‘Tracks II: The Lost Albums’.
Koleksi spesial ini dijadwalkan rilis pada 27 Juni mendatang, dan menampilkan 83 lagu yang diklaim mampu “mengisi babak penting dalam perjalanan karier Springsteen sekaligus memberikan wawasan mendalam tentang kehidupan dan proses kreatifnya sebagai seniman”, menurut siaran pers resmi. Album-album tersebut sudah dapat dipesan secara daring mulai sekarang di tautan ini.
Dalam pernyataannya, Springsteen mengungkapkan bahwa album-album dalam koleksi ini adalah rekaman utuh yang bahkan beberapa di antaranya sudah mencapai tahap mixing namun tak kunjung dirilis. “Selama bertahun-tahun, saya sering memainkan musik ini untuk diri sendiri dan teman-teman dekat. Saya senang akhirnya kalian bisa mendengarnya. Semoga kalian menikmatinya,” ujar musisi berusia 74 tahun itu.
Koleksi ‘Tracks II: The Lost Albums’ disebut mencakup beragam eksperimen musik Springsteen dari tahun 1983 hingga 2018. Salah satu album yang menarik perhatian adalah ‘LA Garage Sessions ’83’, yang digambarkan sebagai “eksplorasi lo-fi” yang menjadi penghubung antara album ‘Nebraska’ (1982) dan ‘Born in the U.S.A.’ (1984).
Tak hanya itu, koleksi ini juga menampilkan ‘Streets of Philadelphia Sessions’ dengan nuansa drum loop dan synthesizer, serta ‘Twilight Hours’ yang mengusung orkestra bergaya noir pertengahan abad ke-20.
Springsteen juga menyertakan album bertema country berjudul ‘Somewhere North Of Nashville’ dan ‘Faithless’, soundtrack untuk film yang tak pernah dibuat. Salah satu album lain, ‘Perfect World’, bahkan dilengkapi dengan lagu baru berjudul ‘Rain In The River’ yang sudah bisa didengarkan bersama video penjelasan tentang koleksi ini dari Springsteen sendiri.
Koleksi ini akan dirilis dalam format edisi terbatas, termasuk sembilan piringan hitam (LP), tujuh CD, dan versi digital. Setiap album dilengkapi dengan kemasan unik serta buku hardcover 100 halaman berisi foto-foto langka, catatan liner dari esais Erik Flannigan, dan pengantar pribadi dari Springsteen.
Selain itu, terdapat pula album pendamping berjudul ‘Lost And Found: Selections From The Lost Albums’ yang memuat 20 lagu pilihan dari seluruh koleksi.
Di luar proyek album, Springsteen baru-baru ini berduka atas meninggalnya sahabat masa kecilnya, Joe DePugh, asal Freehold, New Jersey. Kisah persahabatan mereka di masa remaja, termasuk pertemuan tak terduga di sebuah bar pada 1973, menginspirasi lirik ikonik dalam lagu ‘Glory Days’ dari album ‘Born In The U.S.A.’. Lagu tersebut pernah menempati peringkat lima Billboard Hot 100 pada 1985 dan peringkat 17 di tangga lagu Inggris.
Sebelumnya, Springsteen juga tampil dalam konser penghormatan untuk Patti Smith di New York bulan lalu. Ia bergabung dengan Flea (Red Hot Chili Peppers), Karen O (Yeah Yeah Yeahs), Michael Stipe (R.E.M.), dan Johnny Depp dalam membawakan lagu “Because The Night” bersama band pendukung yang dipimpin Tony Shanahan.
Credit : Taylor Hill / Getty
Di sisi lain, aktor Stephen Graham mengungkapkan kekagumannya setelah Springsteen secara pribadi memuji penampilannya dalam film biografi mendatang ‘Deliver Me From Nowhere’. Film ini menceritakan proses pembuatan album ‘Nebraska’ (1982) dengan Jeremy Allen White (The Bear) sebagai Springsteen muda, sementara Graham memerankan ayahnya, Douglas “Dutch” Springsteen.
“Saya menangis saat Bruce menghubungi dan mengatakan bahwa penampilan saya menyentuh hatinya,” kata Graham.
Dengan proyek ‘Tracks II: The Lost Albums’, Springsteen kembali membuktikan dedikasinya pada warisan musiknya. Koleksi ini tidak hanya menjadi hadiah bagi penggemar setia, tetapi juga dokumen sejarah yang merekam evolusi kreatif salah satu musisi paling berpengaruh di dunia.