International
Car Seat Headrest Rilis “CCF (I’m Gonna Stay With You)” Dengan Durasi 8 Menit

- Share
- Tweet /srv/users/gigsplayv2/apps/gigsplayv2/public/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 66
https://gigsplay.com/wp-content/uploads/2025/04/Car-Seat-Headrest.jpg&description=Car Seat Headrest Rilis “CCF (I’m Gonna Stay With You)” Dengan Durasi 8 Menit', 'pinterestShare', 'width=750,height=350'); return false;" title="Pin This Post">
Band indie rock Car Seat Headrest mengumumkan album terbaru sekaligus rock opera berjudul ‘The Scholars’, yang direncanakan rilis pada 2 Mei mendatang melalui label Matador.
Menyambut perilisan tersebut, mereka telah merilis single kedua berjudul “CCF (I’m Gonna Stay With You)” yang berdurasi delapan menit, lengkap dengan video musik animasi yang bisa disaksikan di platform digital. Sebelumnya, band asal Amerika Serikat ini juga telah meluncurkan single perdana “Gethsemane” berdurasi 11 menit melalui sebuah film pendek, yang sempat menduduki puncak daftar Songs of the Week.
Konsep album ‘The Scholars’ dikembangkan di kampus fiksi bernama Parnassus University, tempat para karakter—mulai dari mahasiswa hingga staf kampus menjalani aktivitasnya. Album ini mengangkat tema besar seperti kehidupan, kematian, dan kelahiran kembali.
Menurut siaran pers, salah satu tokoh sentral dalam lagu “CCF” adalah Beolco, seorang mahasiswa di Parnassus University yang percaya dirinya memiliki hubungan spiritual atau bahkan merupakan reinkarnasi dari pendiri kampus tersebut, seorang dramawan legendaris bernama Scop. “Beolco sangat mencintai kampus dan sosok Scop, serta berharap keyakinannya tentang hubungan spiritual itu suatu hari terbukti,” jelas pernyataan resmi band.
Car Seat Headrest, yang terdiri dari vokalis Will Toledo, gitaris Ethan Ives, drummer Andrew Katz, dan bassis Seth Dalby, terakhir merilis album ‘Making a Door Less Open’ pada 2020. Sayangnya, pandemi Covid-19 saat itu mengganggu rencana tur promosi album tersebut.
Kali ini, Toledo bertindak sebagai produser ‘The Scholars’ dengan beragam inspirasi, mulai dari karya Shakespeare, Mozart, opera klasik, hingga album ikonik seperti ‘Tommy’ dari The Who dan ‘Ziggy Stardust’ milik David Bowie.
Toledo menyebutkan tantangan dalam menciptakan rock opera adalah menjaga kualitas lagu individu tanpa mengorbankan alur cerita. “Saya tidak ingin mengorbankan keduanya. Setiap lagu di sini seperti panggung bagi tiap karakter untuk menyampaikan kisah mereka,” ujarnya.
Awalnya, Car Seat Headrest adalah proyek solo Toledo yang kemudian berkembang menjadi band kolaboratif. Proses kreatif album ini, menurut Toledo, mencerminkan energi kebersamaan yang semakin solid pasca-pandemi.
“Kami mulai menyelaraskan diri selama masa pandemi, menciptakan ruang khusus untuk bereksperimen. Jika dulu saya merasa semuanya terpisah—antara album, pertunjukan live, dan hal lain—kini semuanya menyatu berkat energi komunitas di dalam band,” tuturnya. Perjalanan ini, imbuh Toledo, akhirnya membentuk identitas Car Seat Headrest yang lebih matang dan kompak.
Video animasi untuk “CCF” menampilkan visual surealis yang merefleksikan pergulatan emosional Beolco, sementara single sebelumnya, “Gethsemane”, dihadirkan melalui film pendek yang penuh simbolisme. Kedua karya ini menunjukkan ambisi band dalam merangkai narasi kompleks melalui musik.
Dengan menggabungkan elemen teater, literatur, dan rock progresif, ‘The Scholars’ diproyeksikan menjadi salah satu rilisan paling ambisius tahun ini. Para penggemar bisa menantikan kolaborasi unik antara storytelling dan eksplorasi musik yang khas dari Car Seat Headrest ketika album tersebut dirilis bulan depan.