International
Isolated Youth Luncurkan Album Perdana Penuh Nuansa Gelap Dan Melankolis

- Share
- Tweet /srv/users/gigsplayv2/apps/gigsplayv2/public/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 66
https://gigsplay.com/wp-content/uploads/2025/04/Isolated-Youth.jpg&description=Isolated Youth Luncurkan Album Perdana Penuh Nuansa Gelap Dan Melankolis', 'pinterestShare', 'width=750,height=350'); return false;" title="Pin This Post">
Grup musik asal Swedia, Isolated Youth, merilis album perdana bertajuk ‘miserere mei‘, yang memperkenalkan gaya khas mereka yang gelap dan terinspirasi aliran post-punk serta goth rock.
Dibentuk oleh dua bersaudara, Axel dan William Mardberg, bersama drummer Andreas Geidemark dan bassis Elmer Hallsby, album ini digarap bersama produser Max Heyes dan Faris Badwan—vokalis The Horrors. Kolaborasi ini menghasilkan rangkaian lagu yang mengusung atmosfer dingin, melankolis, dan sentuhan industrial khas era 1980-an.
Sebelumnya, Isolated Youth telah merilis single utama “Psykosoma” tahun lalu, diikuti dua lagu baru tahun ini: “Love Locked in a Dark Room” dan “Miserere Mei”. Menjelang peluncuran album, mereka membagikan pratinjau lagu pembuka “A New Day” melalui platform Soundcloud.
Lagu ini diawali dengan nuansa tekstural berlapis, awalnya terinspirasi dari blues akustik yang ditulis William di atas lembar pesanan pabrik saat ia bekerja di gudang logam. Alih-alih mengikuti struktur verse-chorus tradisional, band ini memilih eksperimen ritmis dengan progresi akord repetitif dan perkusi yang menghentak.
“A New Day” berkembang menjadi kolase suara yang hipnotis, dipadati dentuman drum, gitar yang beresonansi keras, serta vokal Axel yang diselimuti efek kabur. Lagu ini terus mengalir tanpa jeda, menciptakan dinamika yang semakin intens sebelum akhirnya meredup perlahan.
William mengungkapkan, “A New Day” terinspirasi dari album ‘Ultra’ milik Depeche Mode. “Esensi dan atmosfer album itu meresap ke hampir setiap bagian lagu ini dan album ‘miserere mei’,” katanya.
Proses rekaman awalnya terasa belum utuh, tetapi akhirnya menyatu melalui teknik sampling dan kolaborasi di studio, mirip cara kerja The Dust Brothers. “Ini seperti merekonstruksi lagu blues akustik menjadi sesuatu yang sama sekali baru berkat sentuhan studio,” tambahnya.
Album ‘miserere mei’ menggambarkan perjalanan kreatif Isolated Youth dalam mengeksplorasi batas-batas post-punk dengan nuansa gelap yang khas. Setiap lagu di dalamnya dibangun dari lapisan suara yang kompleks, menggabungkan melodi melankolis dengan dentuman industri. Rilis ini tidak hanya menjadi tonggak penting bagi karier mereka, tetapi juga memperkuat posisi mereka di kancah musik alternatif global.
‘miserere mei’ tersedia mulai 4 April melalui label Memorials of Distinction dan Birthday Productions. Dengan kombinasi pengaruh klasik dan inovasi modern, Isolated Youth berpotensi menarik perhatian pecinta musik yang menyukai kedalaman emosi dan eksperimen sonik.