International
Opus Nokturne Bangkit Dengan Single Gelap “Winds of Sand”

- Share
- Tweet /srv/users/gigsplayv2/apps/gigsplayv2/public/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 66
https://gigsplay.com/wp-content/uploads/2025/03/Opus-Nokturne-Band.jpg&description=Opus Nokturne Bangkit Dengan Single Gelap “Winds of Sand”', 'pinterestShare', 'width=750,height=350'); return false;" title="Pin This Post">
Grup metal asal Rio Claro, Brasil, Opus Nokturne, kembali menghantam dunia musik ekstrem dengan meluncurkan single bertajuk “Winds of Sand” sebagai pembuka EP konseptual berjudul sama yang akan dirilis pada 13 Juni 2025.
Setelah vakum selama 15 tahun, band yang sempat menghentikan aktivitas pada 2009 ini menghadirkan karya yang lebih gelap, sinematik, dan penuh makna filosofis.
Menggabungkan elemen death metal dengan suasana yang kelam, lagu ini menceritakan perjalanan tragis seorang sosok terkutuk yang terjebak dalam pengembaraan tanpa akhir di tengah gurun pasir, mengajak pendengar untuk menyelami narasi tentang transendensi dan kehancuran.
“Winds of Sand” tidak hanya mengandalkan riff gitar intens dan vokal growling dengan intensitas tinggi, tetapi juga menawarkan eksplorasi tema keabadian dan kebinasaan. Melalui lirik yang puitis, Opus Nokturne membangun imaji tentang pertarungan antara kutukan dan pencarian makna di tengah kehampaan.
Single ini menjadi gerbang menuju EP yang terdiri dari empat lagu yang saling terhubung: “Winds of Sand”, “Pharaoh and the Tales of the Nile”, “The Purple Devotion”, dan “A Quiescent Flight to Paradise”. Setiap track dirancang sebagai bagian dari sebuah cerita kelam yang terinspirasi oleh mitologi Mesir kuno dan sastra horor, menggali tema kematian, kekuatan, serta usaha manusia untuk melampaui batasan diri.
Dibentuk pada 2004, Opus Nokturne sempat dianggap sebagai salah satu nama potensial di kancah metal ekstrem Brasil sebelum memutuskan bubar pada 2009. Kembali pada 2024 dengan formasi trio—Bellan (vokal/bass), Ian Kokubun (drum), dan Rafa Goes (gitar)—mereka menghadirkan pendekatan musikal yang lebih matang.
EP ‘Winds of Sand’ disebut sebagai proyek ambisius yang menggabungkan kompleksitas musik metal dengan storytelling layaknya film. Rafa Goes, sang gitaris, menjelaskan bahwa konsep ini terinspirasi oleh ketertarikan anggota band pada misteri peradaban kuno dan kisah-kisah tragis dalam literatur horor.
Single “Winds of Sand” telah tersedia dan dapat diakses di seluruh platform digital, sementara EP lengkapnya dipersiapkan untuk rilis pada 13 Juni 2025. Keputusan menunda peluncuran hingga 2025 dijelaskan sebagai strategi untuk memastikan kualitas produksi dan eksplorasi konsep yang lebih matang.
Bagi penggemar metal yang menyukai aliran gelap bernuansa epik, karya Opus Nokturne ini layak dinantikan sebagai angin segar di tengah hingar-bingar musik modern.
Kembalinya trio asal Rio Claro ini tidak hanya menjadi nostalgia, tetapi juga bukti bahwa kreativitas tanpa batas mampu melampaui waktu. Dengan sentuhan sinematik dan kedalaman tema, Opus Nokturne siap mengukuhkan kembali namanya di peta musik ekstrem global.