Connect with us

Music News

ikkubaru Melepas Single Baru “The Man In The Mirror” Dalam Bentuk Mini CD 8-inch di Jepang

Diperdengarkan Secara Perdana Lewat “Hearing Session” Untuk Penggemar Mereka di Indonesia

Dipublikasikan

pada

Oleh

Ikkubaru

Kuartet pop asal Bandung, ikkubaru melepas single baru bertajuk The Man In The Mirror di tahun 2023 ini. Rilisan dari Muhammad Iqbal (vokal dan gitar), Rizki Firdaussahlan (vokal dan gitar), Muhammad Fauzi Rahman (bas) dan Banon Gilang (drum) ini sebelumnya dirilis pertama kali di Jepang oleh label rekaman mereka disana, Hayabusa Landings, Ca VA? Records pada perayaan Tanzaku CD Day 2023 / 短冊CDの日 2023 pada bulan Juli lalu dalam bentuk Mini CD 8-inch.

Sama single mereka sebelumnya, Lagoon, kali ini single terbaru The Man In The Mirror juga dilengkapi dengan lagu pendampingnya, The Game of Love. Ada pula kenyataannya bahwa pendistribusian 8-inch CD single ini hanya diperuntukkan secara khusus untuk pendengar ikkubaru di Jepang dalam perayaan Hari Jadi ke-35 Tanzaku CD.

The Man Behind Mirror Tanzaku CD atau juga biasa disebut Mini CD 8 inch merupakan format yang sangat populer untuk sebuah grup band atau musisi yang merilis single di Jepang pada dekade 90an. Diadakan setiap tanggal 7 Juli, untuk memperingati hari Tanabata. Pada tahun 2023 ini Tanzaku CD merayakan hari ulang tahunnya yang ke 35. Dengan mengusung kembali gelombang Heisei Retro, perayaan Tanzaku CD tahun ini juga dibuat sangat spesial karena diisi oleh 60 rilisan dari berbagai macam artis Jepang diantaranya; Eiichi Ohtaki (ex-Happy End), The Scooters feat. Maki Nomiya (ex-Pizzicato Five), Microstar, Monari Wakita, Michiru Hoshino, ayU tokiO, dan masih banyak lagi.

The Man In The Mirror c/w The Game of Love merupakan babak ketiga ikkubaru pasca melepas album kedua, Chords & Melodies yang dirilis pada awal tahun 2020. Kedua materi tersebut dibuat sebagai jembatan ke album ketiga ikkubaru yang direncanakan rilis di tahun 2024 mendatang nanti.

Sedikit agak berbeda dengan karya-karya sebelumnya, materi lagu pada The Man In The Mirror c/w The Game of Love ini menawarkan karakter sound 70’s di kedua lagu tersebut, sedikit mulai meninggalkan kesan Japanese City Pop, khas dari ikkubaru yang sudah melekat lama pada mereka. Adapun pengaruh dari gaya musik Neo Soul ala album pertama Mayer Hawthorne yang terdengar kental pada nomor The Man In The Mirror ini. Sedangkan untuk penulisan lirik, Muhammad Iqbal ingin menyampaikan refleksi diri kita sendiri di dalam cermin, terutama saat manusia dihadapkan oleh rasa depresi dalam melalui lilka liku kehidupan percintaan mereka.

Selain melibatkan label asal Jepang, dalam rilisan The Man In The Mirror c/w The Game of Love ini, ikkubaru juga kembali melibatkan illustrator atau manga artist asal Negeri Matahari tersebut. Artist dimaksud bernama Ryoichiro Kezuka yang kembali mereka tunjuk untuk menggarap ilustrasi untuk sampul rilisan. Illustrator yang sama dengan rilisan ikkubaru sebelumnya, Summer Love Story dan Lagoon.

Single terbaru The Man In The Mirror c/w The Game of Love juga sudah diperdengarkan secara eksklusif kepada penggemar mereka dalam event Hearing Session yang diadakan di Bandung tanggal 11 Agustus lalu. Sekarang single tersebut sudah tersedia dan bisa dinikmati dalam format digital terhitung Jumat, 25 Agustus 2023 di pelbagai layanan platform music, mulai dari Spotify, Apple Music, YouTube Music, TikTok dan lain sebagainya.

Tentang ikkubaru
ikkubaru (イックバル) memulai karir bermusiknya pada tahun 2011 di Bandung. Awalnya bermula dari sebuah bedroom project milik Muhammad Iqbal yang kemudian berkembang bersama Rizki Firdausahlan, Banon Gilang, dan Fauzi Rahman. Kebersamaan mereka lantas menghasilkan racikan materi-materi easy listening penuh melodi catchy dengan pendekatan lirik ragam bahasa (Indonesia, Inggris dan Jepang).

Musik yang ditampilkan ikkubaru, merupakan hasil kegemaran mereka kepada solois Jepang seperti Tatsuro Yamashita, Kadomatsu Toshiki serta band-band Inggris macam Tears For Fears, Prefab Sprout, dan Pet Shop Boys. Nama ikkubaru sendiri diambil dari nama belakang Muhammad Iqbal yang diterjemahkan ke bentuk Katakana.

Sejak berdiri, ikkubaru telah merilis 2 album penuh, 2 album mini dan single-single lepasan, sebut saja; Hope You Smile [EP] – Maltine Records Japan (2013), Amusement Park [Album] – Hope You Smile Records Japan (2014), Brighter [EP] – Hope You Smile Records Japan (2015), Amusement Park [Exclusively in Indonesia] – Monolite Records dan Misashi Records (2017), Chords & Melodies (2020) – Terrace Batamera Records dan Hayabusa Landings, Ca VA? Records Japan dan Amusement Park [Expanded Edition] – Hayabusa Landings, Ca VA? Records Japan (2021).

 

Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *