Phoneme Dan Energi Baru Yang Dingin Nan Syahdu

0
192

Akhir-akhir ini banyak band Folk yang ikut meramaikan panggung musik Indonesia. Betapa tidak, festival-festival bertemakan musik Folk sukses besar dimana-mana. Untuk meramaikan warna-warni dunia Folk tanah air, hadirlan Phoneme, band asal Malang yang mengusung musik yang kental akan kultur Jawa di musiknya. Band yang terdiri dari Jendra (Pianist), Ramy (Female Vocal), Nasrul (Male Vocal), Lion (Rythm Guitar), dan Rozy (Lead Guitar) ini adalah mahasiswa UIN Maliki Malang.

Penampilan pertama mereka dimulai pada pertengahan tahun 2017 yang lalu. Band ini mulai menunjukan kemampuan bermusik mereka di acara GILS yang di datangi beberapa menteri dengan membawakan lagu dari musisi lain. Dari penampilan pertama tersebut, ternyata menjadi batu loncatan sekaligus sebagai momentum menuju step yang lebih tinggi, ini dibuktikan dengan diundangnya mereka di acara kampus mereka sendiri. Fakta ini Sungguh menarik, dimana kebanyakan band berangkat dari acara kampus, band yang bernama “Phoneme” ini justru memulainya dari luar kampus. Sejak itu, tawaran manggung di kampus menjadi sering. Mulai dari acara jurusan sampai dengan berbagai acara fakultas yang ada di UIN Maliki Malang.

Karena banyaknya tawaran manggung, baik dari dalam kampus maupun luar kampus, Nasrul sang vokalis merangkap “Song Writter” mulai berpikir untuk membuat beberapa lagu sendiri.

“Ada puluhan lagu yang sudah saya buat, tapi pada waktu itu masih saya simpan dulu karena saya masih dalam tahap penyesuaian dengan personil yang lain ” tutur Nasrul singkat.

Setelah dianggap pas, Nasrul mulai “membuka diri” dengan menunjukan hasil ciptaanya ke semua personil sambil mencari lagu mana yang paling sesuai dengan karakter Phoneme. Dari puluhan lagu tersebut, akhirnya terpilih lagu “Amerta” sebagai lagu utama. Lagu ini dianggap sesuai dengan karakter Phoneme sekaligus sebagai ‘identitas awal” bagi band mereka.

Setelah itu mereka masuk ke step selanjutnya, yaitu pemilihan judul sebagai landasan utama sebuah lagu., akhirnya kata “Amerta” dipilih oleh Lion (rythm guitar) dan disetujui oleh personil yang lain.

“Saya mencari berbagai kata yang pas di KBBI untuk judul lagu ini. Sepele ya tapi yang penting ngena lah”, tutur Lion menjelaskan.

Sebelum menjadi lirik yang bisa kalian dengar di Spotify dan media lainnya, lagu ini mengalami beberapa kali bongkar pasang lirik agar menjadi lebih fresh dan one of a kind.

“Ya, kita pakai bahasa Jawa di lagu tersebut. Coba dengar deh”, tutur Rami sang vokalis menambahkan.

Uniknya, bukan hanya liriknya saja yang memakai bahasa Jawa, cara bernyanyi Ramy juga menggunakan gaya nyinden. Hal ini menunjukan bahwa budaya Jawa mengalir kental di musik Phoneme.

Lagu “Amerta” resmi di rilis secara online pada tanggal 21 Agustus 2018 yang lalu di situs Spotify. Sedangkan secara offline, Phoneme menggelar “intimate concert” yang dihadiri oleh beberapa orang terdekat personel Phoneme. Acara ini digelar di Gartenhouse.co pada bulan September kemarin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here