Pathway Pleasure Resmi Merilis EP Perdana “Self Portrait”

0
18
Pathway Pleasure

Pathway Pleasure adalah unit Alternative / Indie Rock asal Jakarta yang kini terdiri atas Ryan Shidqi (vocal, guitar), RamadhaniHarto “Deni” Adhi (vocal, guitar), dan anggota terbaru yaitu Andi Tri Mario (drum). Sejak merilis 2 single berjudul “Haze” dan “No Meaning” pada 2016 lalu, Pathway Pleasure telah meramaikan berbagai acara musik di kota Jakarta dan sekitarnya, sembari menulis serta merekam materi baru untuk mini album perdananya.

Pada Rabu, 8 Mei 2019 lalu, EP yang berjudul “Self Portrait” tersebut akhirnya resmi dirilis secara digital via Mundane Records dan beredar di berbagai layanan streaming seperti Spotify, Tidal, dan Apple Music. Sebelumnya, Pathway Pleasure telah merilis single dari album ini yaitu “Bullet” yang menerima respon positif dari para fans maupun pendengar baru, sampai akhirnya diikutsertakan dalam sejumlah playlist media musik lokal termasuk New Music Friday Indonesia yang dikurasi oleh Spotify sendiri.

“Self Portrait” merupakan refleksi dari perjalanan hidup kedua anggota asli Pathway Pleasure selama beberapa tahun terakhir. Keempat lagu dalam album ini berisikan pengalaman-pengalaman pahit yang dikemas dengan pandangan positif dan juga pembelajaran agar menjadi lebih baik di masa depan. Walaupun sound Alternative Rock gitar-sentris berbalutkan reverb dan distortion yang dibawakan Pathway Pleasure dapat terkesan agresif, sikap optimis menjadi benang merah yang menghubungkan tiap lagu.

EP ini ditulis dalam kurun waktu 1 tahun dan dalam proses produksinya Pathway Pleasure berkolaborasi dengan beberapa musisi dan engineer yang turut andil dalam merealisasikan visi mereka untuk album ini. Di antaranya yaitu Pandu Fathoni dari Studio Teras Belakang dan grup musik The Adams, Adrino Pradanta atau Noeu yang memainkan piano di lagu “Flowing” dan ikut menulis lirik lagu “Bullet”, dan Haryo Widhi dari Studio Kandang. Dengan bertambahnya pengalaman serta influens yang diserap para anggota Pathway Pleasure semenjak sesi rekaman terakhir, keinginan mereka untuk berinovasi pun kian tumbuh. Hal ini dibuktikan oleh struktur-struktur lagu yang jauh lebih variatif dan unconventional dibanding materi lama mereka; alih-alih mengikuti konvensi verse-chorus-verse, “Flowing” menitikberatkan fokus pada pengayaan tekstur lewat efek shimmer yang menyelimuti badan lagu serta melodi piano yang menggarisbawahi mood yang dibawa oleh melodi vokal. Sementara bagian reff dari “Facing the Falsity” dimainkan oleh lead guitar yang menggantikan peran vokal sebagai juru bicara utama bagi sebuah lagu.

Lewat “Self Portrait”, Pathway Pleasure ingin menunjukkan bahwa musik-musik yang kini terpisah dari arus utama tidak melulu harus bertindak sebagai antitesis dari moda ekspresi yang lekat dengan arus utama tersebut. Memainkan musik Shoegaze, Dream Pop, Indie Rock, dan sebagainya tidak serta-merta mengharuskan seorang musisi untuk mengorbankan aksesibilitas demi membangun brand yang unik. Akan selalu ada jalan tengah yang dapat ditempuh di mana berbagai sensibilitas musik saling memperkaya satu sama lain hingga membentuk suatu kesatuan yang beresonansi secara universal.

Bundle “Self Portrait” dapat di-pre order via Mundane Records lewat tautan berikut: http://bit.ly/SelfPortraitPO dan telah dapat didengarkan secara penuh di Spotify: Pathway Pleasure – Self Portrait on Spotify: spoti.fi/2E22okO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here