Music News
Jelang Album Baru, The Rolling Stones Luncurkan Podcast Eksklusif “Speaking In Tongues”
Podcast baru The Rolling Stones mengungkap inspirasi, teknik rekaman, dan perjalanan kreatif di balik album Foreign Tongues.
Menjelang perilisan album terbaru mereka bertajuk ‘Foreign Tongues’ pada 10 Juli 2026, legenda rock Inggris The Rolling Stones menyiapkan cara lain untuk mengajak penggemar menyelami proses kreatif di balik rekaman tersebut. Band yang digawangi Mick Jagger, Keith Richards, dan Ronnie Wood itu resmi mengumumkan podcast terbaru berjudul “Speaking In Tongues”, serial audio yang akan membuka berbagai cerita di balik layar pembuatan album baru mereka.
Podcast tersebut akan mulai tayang pada 25 Juni dan terdiri dari enam episode. Penyanyi sekaligus penulis lagu Norah Jones dipercaya sebagai narator yang memandu pendengar melalui berbagai kisah, percakapan, serta arsip eksklusif yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
Di podcast “Speaking In Tongues”, anggota The Rolling Stones akan membahas berbagai aspek dalam proses penciptaan album ‘Foreign Tongues‘. Mereka akan mengupas teknik rekaman di studio, inspirasi yang memengaruhi arah album, serta perjalanan mereka dalam menulis lagu. Bagi para penggemar yang ingin tahu bagaimana salah satu band terbesar dalam sejarah musik terus bereksperimen setelah lebih dari enam dekade berkarya, podcast ini menyajikan banyak cerita menarik.
Podcast ini tidak hanya menghadirkan wawancara dengan Mick Jagger, Keith Richards, dan Ronnie Wood, tetapi juga menyertakan materi arsip seperti potongan rekaman studio, demo, dan lagu-lagu baru yang belum pernah diperdengarkan kepada publik. Beberapa kolaborator yang terlibat dalam album juga berbagi pengalaman mereka, seperti produser Andrew Watt, Robert Smith dari The Cure, Steve Winwood, dan seniman Nathaniel Mary Quinn yang merancang sampul album.
‘Foreign Tongues’ merupakan penerus album ‘Hackney Diamonds’ yang dirilis pada 2024. Album ini telah menarik perhatian sejak daftar lagunya diumumkan bulan lalu dengan cara yang unik. Judul-judul lagu ditampilkan melalui berbagai platform streaming dalam berbagai bahasa asing.
Selain para personel inti, album ini menghadirkan sejumlah nama besar sebagai tamu spesial. Paul McCartney, Robert Smith, Steve Winwood, hingga mendiang drummer Charlie Watts tercatat ikut ambil bagian dalam proyek tersebut. Album ini juga memuat dua single yang telah lebih dulu dirilis, yaitu “Rough And Twisted” dan “In The Stars”, serta interpretasi ulang lagu klasik Amy Winehouse, “You Know I’m No Good”.
Dalam sebuah acara peluncuran album di New York beberapa waktu lalu, Mick Jagger menjelaskan bahwa ‘Foreign Tongues’ memperlihatkan keberagaman pengaruh musik yang selama ini membentuk identitas The Rolling Stones. Salah satu lagu yang banyak dibicarakan adalah “Ringing Hollow”, sebuah nomor bernuansa country yang disebut sebagai surat cinta untuk Amerika Serikat.
Menurut Jagger, dia dan Keith Richards sudah lama menyukai musik country sejak kecil. Kecintaan ini kemudian terwujud dalam album baru mereka. Ia menjelaskan bahwa lagu-lagu dalam album ini sengaja tidak dibawakan dengan format rock tradisional, karena nuansa country dianggap lebih tepat untuk menyampaikan cerita yang ingin mereka sampaikan.
Jagger juga menekankan bahwa The Rolling Stones tidak pernah membatasi diri pada satu genre saja. Meskipun dikenal sebagai band rock, mereka selalu terbuka untuk berbagai jenis musik, mulai dari balada, country, hingga musik dansa. Kebebasan ini terus tercermin dalam proses penciptaan lagu dan rekaman mereka hingga saat ini.
Keith Richards juga memberikan pandangannya tentang album tersebut. Menurutnya, selalu ada peluang untuk menemukan hal baru dalam musik, dan pencarian itu masih menjadi salah satu alasan utama band ini terus berkarya.
Selain album dan podcast, The Rolling Stones juga menyiapkan beberapa proyek pendukung lainnya. Mereka bekerja sama dengan Marvel untuk merilis seri piringan hitam kolektor edisi terbatas yang menampilkan ilustrasi karakter ikonik seperti Spider-Man, Hulk, dan Captain America. Di saat yang sama, band ini juga mengungkap cerita di balik keterlibatan Robert Smith dalam album baru mereka.
Sementara itu, Mick Jagger kembali menunjukkan kedekatannya dengan dunia musik akar rumput. Belum lama ini, ia mengejutkan pengunjung sebuah pub di Oxford dengan tampil secara mendadak bersama beberapa mahasiswa dalam pertunjukan kecil yang langsung menarik perhatian para penggemar.
Support Gigsplay Dengan Saweria
