Diterbitkan

pada

Evanescence resmi merilis video musik terbaru untuk single “Who Will You Follow”, sebuah karya penuh atmosfer gelap yang mengangkat kecemasan terhadap budaya digital, banjir informasi, dan krisis keaslian di era internet. Video yang disutradarai oleh Jensen Noen ini tampil sinematik, memperlihatkan bagaimana manusia perlahan tenggelam di tengah arus manipulasi informasi dan kebisingan media sosial yang terus bergerak tanpa henti.

Secara visual, video musik “Who Will You Follow” menyajikan citra yang gelap dan konfrontatif. Amy Lee muncul di tengah lanskap digital yang kacau, sementara layar-layar, distorsi visual, dan simbol-simbol budaya internet muncul silih berganti, menciptakan kesan serangan informasi yang tak pernah berhenti.

Selain menjadi pelengkap lagu, video ini juga memperkuat pesan utama yang disampaikan oleh Evanescence tentang tantangan mencari kebenaran di tengah realitas yang semakin dipenuhi manipulasi dan distraksi.

Lagu ini telah mencapai kesuksesan besar bahkan sebelum video musiknya dirilis. “Who Will You Follow” menjadi single radio rock dengan pertumbuhan tercepat dalam karier Evanescence dan berhasil membawa band ini meraih posisi nomor satu pertama mereka di tangga lagu Billboard Hard Rock Songs. Lagu ini ditulis dan diproduseri bersama Zakk Cervini dan Jordan Fish, dua nama yang belakangan banyak terlibat dalam rilisan rock dan metal modern.

Evanescence Band

“Who Will You Follow” juga menjadi gambaran awal untuk album terbaru Evanescence yang berjudul ‘Sanctuary‘ yang dijadwalkan rilis pada 5 Juni mendatang. Album ini dikerjakan selama lebih dari tiga tahun dan disebut oleh Amy Lee sebagai salah satu proses kreatif paling emosional dalam perjalanan band ini.

Dalam pernyataannya, Amy Lee mengaku sangat terikat secara personal dengan album ini. Ia menyebut proses pengerjaan “Sanctuary” sebagai ruang pelarian dari berbagai hal yang terasa kacau dan sulit dikendalikan dalam hidupnya. Bagi Amy, musik menjadi tempat untuk menjaga harapan di tengah situasi yang semakin gelap.

Selain perilisan video musik dan album baru, Evanescence juga telah mengumumkan tur dunia 2026 yang akan dimulai pada 11 Juni. Tur tersebut akan membawa mereka berkeliling Amerika Utara dan Eropa bersama sejumlah nama seperti Spiritbox, Nova Twins, Poppy, hingga K.Flay.

Perilisan “Who Will You Follow” memperlihatkan bahwa Evanescence masih mampu terdengar relevan lebih dari dua dekade sejak album ‘Fallen’ meledak pada 2003. Alih-alih hanya mengandalkan nostalgia, mereka justru kembali dengan materi yang terasa gelap, personal, dan penuh keresahan terhadap dunia modern yang semakin sulit dipercaya.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *