International

Interpol Merilis “Iron City”, Single Ketiga Dari Album Baru

“Iron City” menjadi materi terbaru Interpol yang mengangkat tema kenangan, perubahan, dan identitas menjelang album baru mereka

Diterbitkan

pada

Interpol New York Band
Interpol (photo by Elliot Lee Hazel)

Band post-punk asal New York, Interpol, kembali memperlihatkan arah album terbarunya lewat perilisan single “Iron City”. Lagu tersebut menjadi materi ketiga yang diperkenalkan dari album ‘This Mirror Weighs a Ton‘, yang dijadwalkan meluncur pada 28 Agustus 2026 melalui Partisan Records.

Bersama dua single sebelumnya, “Iron City” memperlihatkan bagaimana Interpol terus mengembangkan karakter mereka tanpa melepaskan identitas yang telah terbentuk selama lebih dari dua dekade.

“Iron City” mengangkat tema pertentangan antara masa lalu dan masa depan, sebuah tema yang muncul melalui lirik vokalis Paul Banks. Ia merangkai kisah tentang mimpi yang terus berulang, kesunyian, dan momen-momen reflektif di Central Park, New York. Kota kelahiran Interpol kembali hadir sebagai ruang yang menyimpan jejak kenangan sekaligus pertanyaan tentang arah kehidupan.

Di bagian refrein, kalimat “I can feel your love, iron city” menjadi titik emosional yang terus kembali sepanjang lagu. Frasa tersebut memperkuat nuansa melankolis yang mengalir di tengah permainan gitar berlapis, ritme yang terus bergerak luwes, serta atmosfer produksi yang terasa luas dan tetap intim.

Aransemen “Iron City” memperlihatkan ciri khas Interpol yang masih bertumpu pada dialog antargitar dan permainan bass yang kokoh. Tapi kali ini, komposisinya terdengar lebih terbuka dengan ruang yang memberi kesempatan bagi setiap instrumen berkembang secara perlahan sebelum mencapai klimaks. Hasil akhirnya terasa sinematik tanpa kehilangan “aura dingin” yang sejak lama identik dengan karya-karya mereka.

Single ini diproduksi oleh Andrew Wyatt, sosok di balik berbagai karya bersama ROSALÍA dan Charli XCX. Sementara proses mixing dipercayakan kepada David Fridmann, produser yang dikenal melalui kolaborasinya dengan Sleater-Kinney, MGMT, hingga The Flaming Lips. Kombinasi keduanya memberi warna baru terhadap lanskap suara Interpol, sekaligus memperluas kemungkinan yang akan hadir dalam album mendatang.

Interpol Band

‘This Mirror Weighs a Ton’ juga memperlihatkan eksplorasi instrumen yang lebih beragam dibanding rilisan-rilisan sebelumnya. Selain gitar elektrik yang menjadi fondasi utama, album ini memuat permainan string, instrumen tiup kayu, gitar akustik, hingga harmoni vokal berlapis yang memperkaya tekstur setiap komposisi.

Seluruh proses rekaman berlangsung di studio milik Andrew Wyatt di kawasan Lower East Side, Manhattan. Album ini memiliki arti khusus karena menjadi proyek pertama Interpol yang direkam di kota asal mereka, New York, setelah lebih dari sepuluh tahun. Kepulangan tersebut memberi nuansa emosional tersendiri bagi perjalanan kreatif Paul Banks, Daniel Kessler, dan Sam Fogarino.

“Iron City” dirilis setelah Interpol memperkenalkan lagu utama album berjudul “This Mirror Weighs a Ton” dan “See Out Loud”. Single kedua tersebut juga mencuri perhatian karena memuat kontribusi vokal langka dari gitaris Daniel Kessler, sesuatu yang jarang muncul dalam katalog musik Interpol.

Perilisan materi baru ini berlangsung di tengah jadwal panggung yang sangat padat. Selama dua tahun terakhir, Interpol terus tampil sebagai penampil utama di berbagai festival dan arena di Eropa, Asia, serta Amerika Latin. Salah satu penampilan terbesar mereka terjadi di Zócalo, Mexico City, ketika lebih dari 200 ribu penonton memenuhi ruang publik tersebut dalam konser gratis yang menjadi salah satu pertunjukan paling berkesan dalam perjalanan band.

Awal tahun ini, Interpol juga mulai memainkan sejumlah lagu baru saat tampil di Coachella Valley Music and Arts Festival. Penampilan tersebut menjadi kesempatan pertama bagi penggemar mendengar materi dari album ‘This Mirror Weighs a Ton’ secara langsung sebelum perilisan resminya.

Aktivitas mereka akan berlanjut bulan depan melalui tur utama Amerika Utara yang mencakup 23 kota. Setelah itu, Interpol dijadwalkan tampil di Outbreak Festival, London, pada 23 Agustus, sebelum melanjutkan tur bersama Bloc Party dalam rangkaian konser yang mencakup 18 pertunjukan di berbagai kota Eropa.

YouTube Video
Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *