International

“Gospel Oak”, Materi yang Tak Masuk Album Kini Dirilis Wolf Alice

“Gospel Oak” membuka rangkaian tiga lagu yang sempat tersimpan dari sesi rekaman The Clearing.

Diterbitkan

pada

Wolf Alice Irish Band
Wolf Alice (credit: Shervin Lainez)

Wolf Alice mengejutkan para penggemarnya dengan merilis “Gospel Oak”, lagu baru yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya dan diambil dari sesi rekaman album ‘The Clearing‘. Single ini menjadi pembuka dari tiga lagu yang tersimpan selama proses pembuatan album yang akan dirilis pada tahun 2025.

Setelah “Gospel Oak”, Wolf Alice berencana untuk memperkenalkan “Hammond Song” dan “Hit The Sky” secara bertahap dalam format digital, sebelum ketiga lagu tersebut dirilis bersamaan dalam bentuk piringan hitam 7 inci pada 21 Agustus 2026, bertepatan dengan satu tahun usia album ‘The Clearing’.

Melalui pernyataan resminya, Wolf Alice mengungkapkan bahwa ketiga lagu tersebut sebenarnya sangat mereka sukai, meski pada akhirnya tidak masuk ke daftar lagu album.

Ini adalah beberapa lagu yang kami buat selama proses pengerjaan ‘The Clearing’ yang akhirnya tidak masuk ke versi final album. Kami sangat menyukai lagu-lagu ini, termasuk sebuah lagu daur ulang yang kami rekam bersama dua penyanyi favorit kami, Julia Cumming dan Bria Salmena. Kami senang akhirnya lagu-lagu ini memiliki tempat untuk didengar. Selamat menikmati,” tulis mereka.

“Gospel Oak” mengambil nama dari sebuah kawasan di London Utara yang berada tidak jauh dari Finsbury Park. Vokalis Ellie Rowsell mengungkapkan bahwa lagu tersebut lahir dari ketertarikannya pada musik folk tradisional serta lagu-lagu yang biasa diajarkan di sekolah. Inspirasi itu kemudian berkembang menjadi komposisi yang memiliki nuansa sederhana, tapi tetap mempertahankan karakter khas Wolf Alice.

Wolf Alice single Gospel Oak

Selain dirilis sebagai single, “Gospel Oak” diperkirakan juga akan masuk ke daftar lagu yang dibawakan Wolf Alice dalam konser mereka akhir pekan ini. Band tersebut dijadwalkan tampil di Finsbury Park, London, dalam sebuah pertunjukan yang memiliki makna khusus karena berlangsung di kampung halaman mereka.

Konser tersebut juga akan menghadirkan sejumlah nama lain, seperti The Last Dinner Party, Lykke Li, Rachel Chinouriri, Keo, dan Florence Road sebagai pengisi acara pendukung.

Perilisan “Gospel Oak” sekaligus mengingatkan kembali pada pencapaian besar ‘The Clearing’ yang meluncur pada Agustus 2025. Album tersebut berhasil menduduki posisi puncak tangga album Inggris dan memperpanjang catatan impresif Wolf Alice di ajang penghargaan musik bergengsi.

‘The Clearing’ membawa Wolf Alice memperoleh nominasi keempat berturut-turut dalam ajang Mercury Prize. Rekor tersebut membuat mereka menjadi satu-satunya grup yang selalu masuk nominasi setiap kali merilis album studio dalam sejarah penghargaan tersebut.

Prestasi itu berlanjut pada 2026 ketika Wolf Alice meraih penghargaan “Group of the Year” di Brit Awards. Selain membawa pulang trofi utama kategori grup, mereka juga masuk nominasi “Best Alternative/Rock Act” serta “Mastercard Album of the Year”.

Kini, dengan hadirnya “Gospel Oak” beserta dua lagu lain yang selama ini tersimpan di ruang arsip, Wolf Alice memberikan kesempatan kepada pendengar untuk melihat sisi lain dari proses kreatif di balik ‘The Clearing’. Lagu-lagu tersebut menjadi pelengkap yang memperlihatkan bahwa tidak semua karya yang tercipta di studio berakhir di dalam album, tapi tetap memiliki nilai penting dalam perjalanan sebuah band.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *