New Tracks

Zeke and The Popo Rilis “Crazy Life”, Perkenalkan Formasi Baru

“Crazy Life” menghadirkan eksplorasi bunyi yang lebih luas dan kisah tentang perjalanan mengenal diri sendiri.

Diterbitkan

pada

Zeke and The Popo Jakarta

Zeke and The Popo kembali melanjutkan perjalanan menuju album terbaru mereka lewat perilisan single ketiga bertajuk “Crazy Life”. Lagu ini menjadi salah satu potongan penting dari album penuh yang dijadwalkan meluncur pada pertengahan tahun dengan judul yang sama, sekaligus memberi gambaran mengenai arah baru yang tengah mereka tempuh.

Bagi grup psych/ambient/indie rock asal Jakarta ini, “Crazy Life” bukan hanya rilisan lanjutan setelah “Ghost Circuit” dan “Reel 4“. Lagu ini seolah menjadi pusat gravitasi dari keseluruhan album, sebuah titik temu antara eksplorasi bunyi dan tema besar yang ingin mereka sampaikan.

Perilisan kali ini juga membawa kabar penting tentang formasi band. Zeke and The Popo resmi memperkenalkan Karel William sebagai drummer baru. Karel sebelumnya dikenal lewat Neurotic dan Emptyyy. Meski keterlibatannya dalam proses rekaman album terbaru belum sepenuhnya menyeluruh, kehadirannya memberikan warna baru bagi dinamika internal band.

Dengan masuknya Karel, Leonardo Ringo berpindah posisi ke gitar, mendampingi Yosaviano Santoso. Perubahan ini membuka kemungkinan baru dalam penampilan panggung Zeke and The Popo ke depan, terutama karena band ini selama bertahun-tahun dikenal dengan karakter pertunjukan yang cukup khas dan sulit ditebak.

Di luar perubahan personel, perhatian utama tentu tertuju pada lagu “Crazy Life” itu sendiri. Sebagai title track, lagu ini terasa seperti rangkuman dari semesta yang sedang mereka bangun. Produser Jonathan Pardede, yang juga menangani album penuh mereka, memainkan peran besar dalam memperluas lanskap suara Zeke and The Popo.

Zeke and The Popo Band

Jika dibandingkan dengan karya-karya awal mereka, spektrum bunyi di “Crazy Life” terdengar jauh lebih luas. Ritme bergerak lebih cepat, synthesizer hadir dengan eksplorasi yang lebih berani, gitar tampil menghentak, sementara lini bass memberi fondasi yang unik dan terus bergerak. Di atas semua itu, cara bernyanyi Zeke Khaseli juga terdengar berbeda dari rilisan-rilisan sebelumnya.

Perubahan tersebut membuat “Crazy Life” langsung menghantam pendengar sejak detik pertama. Energinya mengingatkan pada dorongan kafein di pagi hari: cepat membangunkan, penuh gerakan, tapi tetap menyimpan nuansa melankolis dan psychedelic yang menjadi ciri khas Zeke and The Popo.

Menariknya, ledakan energi dalam musiknya disertai dengan lirik yang jauh lebih reflektif. Judul “Crazy Life” memang terdengar seperti komentar tentang dunia yang kacau, tetapi Zeke Khaseli memberikan makna yang lebih dalam. Ia menggambarkan perjalanan panjang manusia untuk mengenali diri sendiri, lengkap dengan keraguan, ketakutan, dan pencarian makna yang tidak selalu lurus.

Ia berusaha menangkap momen ketika seseorang mulai menyadari bahwa keselamatan batin tidak berasal dari luar, melainkan dari kemampuan untuk memahami diri sendiri. Kesadaran dan kekuatan mental dianggap sebagai alat untuk melewati berbagai tikungan hidup yang sering kali membingungkan.

Lapisan makna ini membuat “Crazy Life” berfungsi di dua arah sekaligus. Di permukaan, lagu ini terdengar energik dan mudah mengajak pendengar bergerak. Tapi saat liriknya mulai dicerna, lagu ini berubah menjadi refleksi tentang identitas, kesehatan mental, dan proses panjang menerima diri sendiri.

Kombinasi ini menunjukkan bahwa album penuh yang akan datang mungkin menjadi salah satu karya paling ambisius dalam katalog Zeke and The Popo. Setelah bertahun-tahun dikenal sebagai band dengan aura “cult favorite” dan berbagai mitos seputar perjalanan mereka, kini mereka tampak lebih percaya diri untuk melangkah keluar dari bayang-bayang tersebut.

Dengan diluncurkannya “Crazy Life”, Zeke and The Popo seolah membuka pintu menuju periode yang terasa lebih terbuka, lebih eksploratif, dan lebih jujur mengenai apa yang sedang mereka alami sebagai musisi maupun manusia. Kini yang tersisa tinggal menunggu bagaimana keseluruhan cerita itu akan terdengar ketika album penuhnya benar-benar tiba.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *