KALA – XYRA Ft. Sara Fajira
Berbagai simbol budaya muncul bersamaan dengan visual digital yang kontemporer, menciptakan suasana yang terasa asing tapi tetap familiar di mata kita. Di sinilah letak kekuatan utama “KALA”: memberikan pengalaman yang tidak hanya bisa didengar, tetapi juga dirasakan melalui gambar dan suasana.
XYRA kembali memperluas semesta kreatifnya melalui perilisan video musik terbaru untuk single “KALA”, sebuah karya yang mempertemukan musik elektronik atmosferik dengan lanskap visual yang sarat nuansa mistis dan sinematik. Setelah lagu tersebut dirilis secara digital pada 13 Juni 2026, video musik resminya kini dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi XYRA sejak 19 Juni 2026.
Di balik proyek XYRA, publik musik Indonesia tentu tidak asing dengan sosok Alffy Rev. Selama bertahun-tahun, namanya dikenal sebagai komposer, produser musik, sekaligus kreator visual yang konsisten menghadirkan karya-karya audiovisual berskala besar. Melalui XYRA, Alffy membawa eksplorasi artistiknya ke wilayah yang lebih gelap, reflektif, dan penuh simbolisme, tanpa meninggalkan akar budaya Nusantara yang selama ini menjadi identitas kuat dalam berbagai karyanya.
Video musik “KALA” menjadi contoh terbaru dari visi tersebut. Karya ini tidak hanya berfungsi sebagai visual pendukung lagu, tetapi juga sebagai medium naratif yang memperluas dunia yang diciptakan dalam musiknya. Penonton diajak untuk memasuki ruang yang berada di antara realitas dan mitologi, di mana memori, ketakutan, dan imajinasi bertemu dalam satu pengalaman audiovisual yang mendalam.
Sejak awal, video musik “KALA” langsung menunjukkan kualitas produksi yang menjadi ciri khas Alffy Rev. Tata visual yang megah, komposisi gambar yang detail, dan penggunaan pencahayaan bernuansa gelap menciptakan atmosfer yang kuat. Berbagai elemen animasi dan efek visual disusun dengan cermat, menghadirkan perpaduan antara simbol-simbol budaya tradisional dan estetika futuristik yang modern.
Setiap adegan dirancang untuk memperkuat tema utama lagu yang terinspirasi oleh mitologi maritim Nusantara. Namun, alih-alih menceritakan legenda tertentu secara langsung, “KALA” lebih memilih untuk menangkap emosi yang hidup di balik berbagai kisah tersebut. Perasaan kehilangan, misteri, kerinduan, pengabdian, hingga ketakutan terhadap hal-hal yang tidak dapat dijelaskan hadir dalam bentuk simbol dan suasana yang mengalir sepanjang video.

XYRA/Alffy Rev dan Sara Fajira
Kehadiran Sara Fajira juga menjadi salah satu daya tarik utama. Penyanyi yang dikenal luas melalui kolaborasinya dalam lagu fenomenal “Lathi” tersebut tampil memikat di berbagai bagian video. Karakter vokalnya yang kuat dan dramatis berpadu dengan dunia visual yang dibangun XYRA, menghasilkan kesan yang misterius dan elegan.
Dalam beberapa adegan, Sara tampil satu panggung bersama Alffy Rev sebagai representasi dua elemen yang saling melengkapi. Interaksi keduanya memberikan dimensi tambahan terhadap narasi yang ingin disampaikan, terutama saat visual bergerak dari nuansa etnik menuju lanskap elektronik yang lebih modern dan eksperimental.
Secara keseluruhan, video musik “KALA” memperlihatkan bagaimana XYRA tidak memisahkan musik dan visual sebagai dua elemen yang berdiri sendiri. Keduanya dirangkai menjadi satu pengalaman utuh yang mengajak penonton tenggelam ke dalam dunia yang dibangun secara detail.
Menurut XYRA, “KALA” bukanlah karya yang bertujuan mengisahkan satu legenda tertentu. Lagu dan visualnya lebih menyoroti jejak emosi yang tertinggal setelah sebuah cerita selesai. Ini tentang bagaimana mitos tetap hidup dalam ketakutan, harapan, dan imajinasi manusia modern.
Konsep ini sangat jelas terlihat dalam video musiknya. Berbagai simbol budaya muncul bersamaan dengan visual digital yang kontemporer, menciptakan suasana yang terasa asing tapi tetap familiar di mata kita. Di sinilah letak kekuatan utama “KALA”: memberikan pengalaman yang tidak hanya bisa didengar, tetapi juga dirasakan melalui gambar dan suasana.
Dengan perilisan video musik ini, XYRA kembali memperlihatkan kapasitasnya sebagai proyek yang tidak hanya berfokus pada eksplorasi suara, tetapi juga pada penciptaan dunia audiovisual yang kaya. “KALA” menjadi salah satu contoh bagaimana budaya, teknologi, musik elektronik, dan seni visual dapat bertemu dalam satu karya yang ambisius dan memiliki identitas kuat.
Video musik “KALA” kini sudah dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi XYRA, sementara singlenya tersedia di berbagai platform streaming digital di seluruh dunia.
Support Gigsplay Dengan Saweria
