International
Do Nothing Umumkan Album Kedua “Friend World”, Rilis Single Baru “Stars”
Hampir tiga tahun setelah merilis album debut ‘Snake Sideways’ yang mendapat banyak respon positif dan pujian dari pengamat dan media musik, kuartet post-punk asal Inggris, Do Nothing, akhirnya mengumumkan album studio kedua mereka. Bertajuk ‘Friend World’, album tersebut dijadwalkan rilis pada 6 November 2026 melalui Submarine Cat Records .
Sebagai pembuka menuju perilisan album, Do Nothing memperkenalkan single utama berjudul “Stars”. Lagu ini dilengkapi dengan video musik yang memiliki nuansa sinematik gelap, menampilkan para anggota band yang bertarung melawan versi diri mereka sendiri dalam sebuah arena pertarungan yang surealis. Visual ini memperkuat tema refleksi diri yang banyak muncul dalam materi baru mereka.
Untuk proses pengerjaan ‘Friend World’, Do Nothing memilih untuk kembali ke kota asal mereka dan merekam album di JT Soar, studio independen yang cukup berpengaruh dalam skena musik alternatif Inggris. Dalam proyek ini, mereka bekerja sama dengan produser Louis Milburn, yang dikenal melalui kiprahnya bersama band Folly Group.
“Stars” juga menunjukkan perubahan yang cukup signifikan dibandingkan karya-karya sebelumnya. Jika Do Nothing selama ini dikenal dengan gitar post-punk yang tajam dan agresif, lagu baru ini justru dikonsep dengan ritme minimalis yang mengandalkan suara mesin drum Roland lawas.

Vokalis Chris Bailey menjelaskan bahwa “Stars” terinspirasi dari hasil pengamatan terhadap ambisi dan ketenaran. Menurutnya, lagu tersebut membahas bagaimana popularitas tidak selalu membawa kebahagiaan bagi seseorang. Tapi di balik itu, terdapat tema yang lebih personal mengenai menemukan seseorang yang mampu memberikan koneksi emosional yang kuat, sehingga berbagai obsesi dan ambisi yang sebelumnya dianggap penting perlahan kehilangan maknanya.
Secara konseptual, ‘Friend World’ terinspirasi dari berbagai sumber budaya yang unik. Do Nothing mengaku banyak terpengaruh oleh karya-karya novelis Elizabeth Smart hingga sosok komedian eksperimental Andy Kaufman. Bahkan judul album ini terinspirasi dari lagu “This Friendly World” yang pernah digunakan Kaufman dalam berbagai penampilannya. Dari situ, muncul gagasan mengenai benturan antara optimisme yang tampak di permukaan dengan sinisme dan kesuraman yang lebih dalam.
Melalui sebelas lagu dalam album ini, Do Nothing menjelajahi berbagai tema yang cukup berat, seperti kesepian, kecenderungan untuk menarik diri dari lingkungan sosial, dan dorongan destruktif terhadap diri sendiri. Tapi menariknya, band ini justru menganggap ‘Friend World’ sebagai karya yang paling bebas dan paling membahagiakan yang pernah mereka ciptakan.
Mereka menyatakan bahwa proses pembuatan album ini berlangsung tanpa tekanan besar yang sebelumnya menghinggapi ketika mengerjakan album ‘Snake Sideways’. Beban ekspektasi yang biasanya muncul setelah kesuksesan album debut tidak lagi mengganggu proses kreatif mereka. Kondisi ini memungkinkan Do Nothing bekerja lebih leluasa, mengikuti arah kreativitas mereka sendiri tanpa terlalu memikirkan ekspektasi komersial atau tekanan dari pihak industri.
