Music Business

BandLab Resmi Akuisisi Aiode, Studio Musik AI Berbasis Audio Berlisensi

Aiode kini menjadi bagian dari BandLab Technologies, memperkuat pengembangan AI musik yang transparan dan menghormati hak musisi.

Diterbitkan

pada

Aiode BandLab Technologies
Credit: Aiode/BandLab/James Kovin

BandLab Technologies kembali memperluas ekosistem kreatornya dengan mengakuisisi Aiode, studio musik digital berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan pengguna membuat musik menggunakan rekaman audio berlisensi dari musisi dan produser profesional. Akuisisi ini memperkuat langkah BandLab Technologies dalam mengembangkan teknologi AI yang tetap mengedepankan hak para musisi.

Perusahaan yang menaungi sejumlah platform musik populer seperti BandLab, Cakewalk, ReverbNation, dan Airbit itu kini menempatkan Aiode sebagai produk ketiga di lini platform produksi musik mereka, berdampingan dengan BandLab dan Cakewalk.

Berbeda dengan banyak layanan AI generatif yang memanfaatkan data pelatihan tanpa kejelasan asal-usul materi, Aiode mengusung konsep AI yang lebih transparan. Seluruh materi audio yang digunakan untuk melatih model AI mereka berasal dari rekaman yang telah memperoleh lisensi resmi dan dapat ditelusuri sumbernya. Rekaman tersebut mencakup karya para musisi profesional yang sejak awal terlibat dalam proses pengembangan teknologi tersebut.

Melalui Aiode, pengguna dapat memulai proyek musik dari awal (proyek baru) atau mengimpor rekaman milik mereka sendiri. Setelah itu, mereka bisa memilih berbagai model produksi berdasarkan karakter musisi maupun gaya musik tertentu untuk mengisi bagian-bagian lagu.

Setiap instrumen dapat diarahkan secara terpisah, bahkan pengguna dapat menghasilkan beberapa versi karya untuk satu bagian lagu tanpa harus mengubah elemen lain dalam komposisi. Setelah proses selesai, seluruh proyek dapat diunduh dalam format stem maupun hasil mixing penuh.

Meski kini berada di bawah BandLab Technologies, Aiode tetap beroperasi sebagai layanan mandiri. Seluruh pengguna yang telah memakai platform tersebut sebelumnya dapat terus mengakses layanan tanpa perubahan maupun gangguan.

website aiode

aiode.com

CEO sekaligus Co-Founder Aiode, Idan Dobrecki, menyebut kerja sama ini membuka peluang yang lebih luas bagi pengembangan teknologi yang selama ini mereka bangun bersama para musisi.

Aiode memiliki semangat yang sama dengan BandLab Technologies dalam menghadirkan inovasi dan membuka lebih banyak kesempatan bagi para kreator musik untuk berkembang. Sejak berdiri pada 2022, kami bekerja bersama musisi profesional untuk menciptakan teknologi yang menghormati karya mereka sekaligus memastikan mereka tetap memiliki kendali atas bagaimana identitas musikal mereka direpresentasikan. Bersama BandLab Technologies, kami dapat membawa prinsip tersebut kepada lebih banyak kreator,” ujar Dobrecki.

Pandangan serupa juga disampaikan COO sekaligus Co-Founder Aiode, Blue Dobrecky. Menurutnya, pengalaman BandLab Technologies dalam melayani kreator pemula hingga profesional menjadi fondasi penting bagi perkembangan Aiode di masa depan.

Bergabung dengan grup yang memahami kebutuhan kreator pemula sekaligus produksi musik profesional adalah kesempatan yang sangat langka. Pengalaman BandLab Technologies memberi kami fondasi yang jauh lebih kuat untuk mengembangkan Aiode, terutama ketika cara orang membuat musik terus berubah,” katanya.

Dari pihak BandLab Technologies, Senior Advisor AI, Innovation and Strategy Drew Silverstein menilai Aiode memiliki filosofi yang selaras dengan arah perusahaan, terutama dalam penerapan AI yang bertanggung jawab.

Yang membuat Aiode berbeda adalah teknologi ini dikembangkan bersama para musisi, sehingga mereka ikut memperoleh manfaat dari nilai yang dihasilkan karya mereka. Itulah alasan Aiode sangat cocok menjadi bagian dari BandLab Technologies. Kami percaya teknologi yang bertanggung jawab harus berjalan berdampingan dengan produk yang benar-benar dibutuhkan kreator,” jelas Silverstein.

Akuisisi ini juga memperlihatkan arah baru persaingan teknologi AI di industri musik. Di tengah meningkatnya perdebatan mengenai penggunaan data tanpa izin untuk melatih model AI, semakin banyak perusahaan yang mulai mengembangkan sistem berbasis lisensi resmi sebagai alternatif yang lebih berkelanjutan. Pendekatan tersebut dinilai mampu memberikan perlindungan terhadap hak cipta sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi para musisi yang terlibat.

Di sisi lain, BandLab Technologies dalam beberapa tahun terakhir terus memperkuat posisinya sebagai salah satu ekosistem produksi musik digital terbesar di dunia. Melalui BandLab, jutaan kreator dapat merekam, mengedit, hingga berkolaborasi secara daring tanpa biaya. Sementara Cakewalk tetap menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan digital audio workstation (DAW) dengan fitur produksi profesional.

Ke depan, Aiode dijadwalkan memperoleh sejumlah pembaruan penting, termasuk dukungan perekaman audio secara live (native audio recording) serta penambahan berbagai fitur DAW yang akan memperluas kemampuan platform tersebut. Meski belum mengungkap jadwal peluncurannya, BandLab Technologies memastikan pengembangan Aiode akan terus berlanjut di bawah kepemimpinan Idan Dobrecki sebagai CEO dan Blue Dobrecky sebagai COO.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *