International
“The Conversation” Tunjukkan Kepiawaian Nation of Language Merangkai Synth-pop Dan Puisi
Grup synth-pop asal Brooklyn, Nation of Language, kembali meluncurkan materi baru melalui perilisan digital “The Conversation”, lagu yang sebelumnya hanya tersedia sebagai sisi-B dari rilisan piringan hitam 7 inci edisi terbatas. Kini karya tersebut sudah dapat didengarkan di berbagai layanan streaming musik untuk memberikan kesempatan bagi lebih banyak pendengar agar bisa menikmati salah satu lagu yang selama ini hanya beredar dalam format fisik.
“The Conversation” pertama kali dirilis sebagai pasangan dari versi daur ulang lagu Bruce Springsteen, “Tougher Than the Rest”, yang dirilis pada Mei lalu. Meski sebelumnya hanya menjadi pelengkap rilisan vinyl, lagu ini ternyata memiliki perjalanan kreatif yang jauh lebih panjang.
Diproduseri oleh Nick Millhiser dan melalui proses mastering oleh Heba Kadry, “The Conversation” direkam pada sesi yang sama ketika Nation of Language menggarap album terbaru mereka, ‘Dance Called Memory’, album perdana mereka bersama label Sub Pop. Sementara versi digitalnya kini telah tersedia secara luas, piringan hitam edisi terbatas masih bisa didapatkan melalui toko daring resmi Sub Pop, Bandcamp, atau stan merchandise band selama stok masih ada.
Vokalis sekaligus penulis lagu Ian Richard Devaney mengungkapkan bahwa “The Conversation” memiliki makna khusus dalam katalog karyanya. Meski lagu ini telah selesai beberapa tahun lalu, ia belum menemukan tempat yang tepat dalam album mana pun hingga akhirnya dirilis sebagai sisi-B.
“‘The Conversation’ adalah lagu yang terus “menghantui” saya selama beberapa tahun terakhir. Ini salah satu lagu favorit yang pernah saya tulis, tetapi belum pernah menemukan tempat di sebuah album,” ujar Devaney.
Ia menjelaskan bahwa lagu tersebut memiliki karakter yang berbeda dibanding karya-karya Nation of Language lainnya. Jika dibaca tanpa iringan musik, liriknya lebih mirip puisi yang berdiri sendiri daripada sebuah lagu. Cara bertuturnya pun terasa lebih naratif, menggambarkan potongan cerita tentang dua orang yang telah lama terhubung dalam hidup mereka.
Menurut Devaney, inti dari lagu ini terletak pada percakapan yang seakan-akan terus ditunda selama bertahun-tahun. Seluruh perjalanan kedua karakter tersebut perlahan-lahan mengarah pada satu momen di mana semua yang selama ini terpendam akhirnya bisa diungkapkan. Suasana ini membuat “The Conversation” terasa lebih intim dan emosional dibandingkan dengan sebagian besar karya yang telah mereka rilis sebelumnya.
Keputusan untuk merilis lagu ini dalam format digital menunjukkan bahwa Nation of Language masih memiliki banyak materi yang terus berkembang di luar album resmi mereka. Bagi pendengar lama, rilisan ini seperti membuka halaman lain dari proses kreatif trio asal Brooklyn tersebut, sementara bagi pendengar baru, “The Conversation” menjadi jendela tambahan untuk memahami sisi penulisan lagu Ian Richard Devaney yang lebih personal.
Perilisan single ini bertepatan dengan dimulainya kembali tur internasional Nation of Language untuk mempromosikan album ‘Dance Called Memory’. Setelah menyelesaikan beberapa pertunjukan di Eropa pada awal musim panas, mereka akan kembali tampil mulai 9 Juli di Ventura Music Hall, California.
Selama musim panas, band ini dijadwalkan untuk tampil di berbagai kota di Amerika Utara. Dua konser spesial di Pacific Northwest akan mempertemukan mereka dengan rekan satu label, Deep Sea Diver, sebelum melanjutkan tur sebagai penampil pendukung untuk Death Cab For Cutie di Midwest dan Southwest hingga awal Agustus.
Saat memasuki musim gugur, Nation of Language akan kembali ke Eropa dan Inggris. Salah satu acara yang paling dinanti adalah residensi tiga malam di Village Underground, London, pada 18 hingga 20 Agustus, yang tiketnya sudah terjual habis.
Tur ini kemudian berlanjut ke Amerika Utara dengan serangkaian konser utama yang akan berakhir di kota asal mereka, Brooklyn, pada 19 September. Konser penutup di Brooklyn Paramount akan menampilkan Annika dan The Pains of Being Pure At Heart sebagai penampil pembuka.
Menjelang akhir tahun, Nation of Language memperluas jangkauan tur mereka ke Amerika Selatan untuk pertama kalinya. Mereka dijadwalkan tampil di Primavera Sound Buenos Aires pada 28 November dan Primavera Sound São Paulo pada 5 Desember.


