Flash News

Basajan Rilis Video Musik “Nadoman” Dengan Visual Film 8 mm Analog Berusia 40 Tahun

Diterbitkan

pada

Basajan Video Musik Nadoman

Basajan kembali memperluas semesta kreatif dari album debut ‘Béwara‘ lewat perilisan video musik “Nadoman”. Video ini bukan hanya sebagai pelengkap lagu, tetapi sebuah perjalanan ke dalam ingatan yang familiar bagi banyak orang Sunda, terutama bagi mereka yang tumbuh dengan tradisi mengaji di surau, langgar, atau musala kampung.

“Nadoman” merupakan salah satu lagu dalam ‘Béwara’ yang mengangkat konsep Buana Nyungcung, wilayah spiritual dalam filosofi Tri Tangtu. Melalui karya ini, Basajan menghadirkan potret tentang masa ketika lantunan nadoman menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, terdengar mengiringi anak-anak yang belajar membaca Al-Qur’an di ruang-ruang sederhana yang kini perlahan mulai jarang ditemui.

Gagasan tersebut diterjemahkan ke dalam video musik dengan cara yang unik. Basajan memilih menggunakan film analog hitam-putih 8 mm sebagai medium utama. Hasilnya bukan hanya visual bergaya retro, tetapi pengalaman sinematik yang hangat, rapuh, dan penuh kerinduan. Grain kasar, goresan alami, dan ketidaksempurnaan gambar justru menjadi kekuatan yang membawa penonton seolah membuka kembali album kenangan lama.

Estetika analog yang diusung justru menjadi kekuatan utama video ini. Setiap bingkai terasa sederhana, tetapi mampu menghadirkan memori yang hangat tanpa perlu memaksakan kesan nostalgik. Emosi yang muncul mengalir secara alami dan terasa membumi.

Tokoh utama dalam video adalah seorang anak kecil yang mengenakan iket Sunda sambil membawa buku Iqra’ dan memikul reak Sunda di bahunya. Sosok tersebut menjadi penghubung antara nilai-nilai budaya dan spiritual yang selama ini tumbuh berdampingan dalam kehidupan masyarakat Sunda. Kehadiran atribut-atribut itu tidak terasa sebagai ornamen, tetapi sebagai simbol tentang bagaimana identitas budaya diwariskan melalui kebiasaan sehari-hari.

Band Basajan

Salah satu aspek paling menarik dari video “Nadoman” terletak pada proses produksinya. Seluruh gambar direkam menggunakan gulungan film hitam-putih 8 mm yang telah kedaluwarsa lebih dari empat dekade. Setelah proses pengambilan gambar selesai, film dicuci secara mandiri menggunakan teknik DIY processing, kemudian didigitalisasi dan disunting oleh Badrus Zeman di Lab Studio 50ftCinema.

Keputusan menggunakan material lama tentu menyimpan risiko teknis. Tapi justru di situlah letak daya tariknya. Setiap bintik, noda, hingga perubahan kontras yang muncul secara alami memberi karakter visual yang sulit direplikasi melalui teknologi digital modern. Video ini terasa hidup karena membiarkan medium analog menunjukkan usianya.

Sebagai karya visual, “Nadoman” menunjukkan keberanian Basajan untuk tidak terjebak dalam pola video musik yang cepat dan penuh efek. Ritmenya mengalir dengan tenang, memberikan ruang bagi setiap adegan untuk dinikmati. Penonton diajak menikmati detail demi detail tanpa harus terus dibombardir pergantian gambar yang agresif.

Keputusan tersebut membuat video ini lebih menyerupai sebuah film pendek reflektif daripada video promosi lagu. Atmosfer yang tercipta terasa konsisten sejak awal hingga akhir, memperkuat pesan yang ingin disampaikan mengenai pentingnya menjaga ingatan kolektif terhadap tradisi yang perlahan mulai memudar.

Sebagai pelengkap album ‘Béwara’, “Nadoman” memperlihatkan bahwa Basajan tidak hanya menaruh perhatian pada komposisi musik, tetapi juga pada cara sebuah cerita diterjemahkan ke dalam medium visual. Hasilnya adalah karya yang mampu membangkitkan rasa rindu terhadap ruang-ruang sederhana yang pernah membentuk nilai, spiritualitas, dan identitas budaya masyarakat Sunda.

Video musik “Nadoman” kini telah tersedia melalui kanal YouTube resmi Basajan dan menjadi salah satu contoh bagaimana musik, sinema analog, serta tradisi lokal dapat berpadu menjadi pengalaman artistik yang terasa utuh.

YouTube Video
Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *