New Albums

Setelah 23 Tahun Berkarya, LGCB Akhirnya Luncurkan Album Penuh Perdana

Profile photo ofrafasya

Diterbitkan

pada

LGCB

Setelah lebih dari dua dekade melewati berbagai perubahan, bongkar pasang personel, hingga sempat vakum selama beberapa tahun, unit rock asal Surabaya, LGCB, akhirnya memastikan perilisan album penuh pertama mereka di era digital. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, band ini memilih single “Engine #5” sebagai focus track yang memperkenalkan arah album sekaligus mempertegas identitas rock old school yang selama ini mereka pertahankan.

Album yang memuat sembilan lagu itu menjadi pencapaian penting bagi perjalanan LGCB. Energi rock klasik mengalir kuat di setiap trek, dipadukan dengan sentuhan punk rock, blues, serta karakter vintage yang telah lama menjadi ciri khas mereka. Pendengar yang akrab dengan band-band seperti Mötley Crüe maupun Skid Row akan menemukan nuansa yang terasa familiar, tapi tetap dikemas dengan karakter khas LGCB.

Perjalanan band ini dimulai pada tahun 2003 dengan nama Let’s Go C’mon Baby. Seiring berjalannya waktu, masyarakat Surabaya lebih sering menyebut mereka dengan singkatan LGCB. Julukan yang awalnya muncul secara spontan itu akhirnya diresmikan sebagai nama band dalam proses rebranding yang dilakukan pada tahun 2025.

Band LGCB Surabaya

Sejak awal berdiri, Anggie (vokal) dan Rizkie Obrut (bass) sepakat mempertahankan jalur rock yang lugas tanpa banyak kompromi. Mereka mengusung lirik sederhana, apa adanya, dan seringkali mengangkat cerita keseharian serta berbagai persoalan sosial. Karakter tersebut bahkan sudah terlihat sejak penampilan perdana mereka ketika nekat memainkan lagu ciptaan sendiri di sebuah resepsi pernikahan, bukan membawakan lagu-lagu populer seperti yang biasa dilakukan oleh band pengisi acara.

Perjalanan panjang LGCB tidak pernah berjalan mulus. Pergantian personel beberapa kali terjadi, sementara aktivitas band juga sempat terhenti antara tahun 2014 hingga 2017. Meski demikian, semangat berkarya mereka tidak pernah padam.

Diskografi mereka dimulai dengan mini album berjudul “Let’s Go C’mon Baby” pada tahun 2005, yang memperkenalkan lagu “Koboi Django”. Pada saat itu, mereka mendistribusikan rilisan secara mandiri melalui jaringan pertemanan dan sistem titip jual di berbagai distro di Surabaya. Tujuh tahun kemudian, mereka merilis EP “Joni Don’t Go” setelah mengalami perubahan formasi yang cukup signifikan.

Selepas masa hiatus, LGCB kembali aktif pada 2021 melalui perilisan kaset pita edisi terbatas “Obaat Gagal”. Rilisan tersebut menghadirkan aransemen baru untuk sejumlah lagu lama dengan karakter yang terdengar lebih berat. Setahun kemudian mereka melanjutkan langkah lewat single digital “Bad Day Pasti Berlalu”, sekaligus membuka jalan menuju proyek album penuh yang kini akhirnya diluncurkan.

Band LGCB

Saat ini, LGCB diperkuat oleh Anggie (vokal), Rizkie (bass), Yoga (gitar), Gede (drum), dan Damis (gitar). Formasi ini kembali rutin tampil di berbagai panggung lokal di Surabaya dan sekitarnya dengan aksi panggung yang tetap liar, spontan, dan penuh energi, karakter yang telah melekat pada nama mereka sejak awal.

Pemilihan “Engine #5” sebagai single utama juga mencerminkan semangat album secara keseluruhan. Lagu tersebut menyajikan ledakan riff gitar, ritme yang agresif, serta atmosfer rock klasik yang menjadi fondasi utama LGCB. Pilihan itu terasa tepat untuk memperkenalkan album kepada pendengar lama maupun generasi baru yang mulai melirik musik rock bernuansa old school.

Bagi LGCB, album ini merupakan hasil dari perjalanan panjang yang penuh tantangan, serta bukti bahwa sebuah band independen masih bisa bertahan melewati perubahan zaman tanpa kehilangan identitas. Keteguhan mereka dalam menjaga karakter musik selama lebih dari dua puluh tahun menjadi fondasi utama yang akhirnya mengantarkan proyek album penuh ini ke hadapan publik.

Dengan album perdana di era digital dan single “Engine #5”, LGCB kembali mengibarkan semangat rock yang keras, jujur, dan penuh keberanian. Setelah melewati berbagai rintangan, mereka kini siap membuka lembaran baru dengan karya yang merangkum seluruh perjalanan panjang sejak pertama kali berdiri di Surabaya.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

âś… KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement Donasi Gigsplay
Advertisement