International
Interpol Rilis Double Single Sebagai Pembuka Album ‘This Mirror Weighs a Ton’
Setelah empat tahun tanpa album studio baru, Interpol, band post-punk dari New York, akhirnya mengumumkan rilisan terbaru mereka yang berjudul ‘This Mirror Weighs a Ton‘. Album ini dijadwalkan rilis pada 28 Agustus mendatang dan menjadi karya pertama mereka bersama Partisan Records.
Untuk memulai era baru ini, Interpol memperkenalkan dua lagu pembuka album, yaitu lagu utama “This Mirror Weighs a Ton” dan “See Out Loud”. Kedua lagu ini dirilis bersamaan sebagai gambaran awal tentang arah kreatif yang mereka ambil.
Dalam proses penggarapannya, Interpol memilih kembali ke kawasan Lower East Side, Manhattan, wilayah yang memiliki hubungan erat dengan sejarah awal perjalanan mereka. Di sana, mereka bekerja bersama produser Andrew Wyatt, yang dikenal lewat kolaborasinya dengan Charli xcx, serta menggandeng David Fridmann sebagai penata mixing.
Album baru ini masih mempertahankan atmosfer gelap dan melankolis yang selama dua dekade menjadi identitas Interpol. Tapi kali ini mereka memperluas lanskap suaranya dengan tambahan instrumen gesek, alat musik tiup kayu, hingga eksplorasi desain suara yang lebih eksperimental.
Dua single pembukanya memperlihatkan kontras yang cukup mencolok. Lagu “This Mirror Weighs a Ton” bergerak perlahan dengan permainan bass yang terasa ganjil, serta nuansa yang berkembang sedikit demi sedikit hingga mencapai klimaks emosionalnya. Sebaliknya, “See Out Loud” tampil lebih agresif dengan gitar tajam, ritme yang rapat, dan energi malam khas Interpol yang sudah lama menjadi favorit penggemarnya.
“See Out Loud” juga menyimpan momen spesial bagi perjalanan band tersebut. Untuk pertama kalinya sejak lagu “PDA” yang muncul dalam album debut legendaris ‘Turn On The Bright Lights’ pada 2002, gitaris Daniel Kessler kembali mengambil peran vokal dalam rekaman Interpol. Kehadirannya memberikan nuansa baru sekaligus menghubungkan album ini dengan akar awal perjalanan mereka.
Tema refleksi diri, perubahan, dan ketegangan emosional yang mengalir sepanjang album juga tercermin dalam artwork-nya. Interpol memilih karya seniman Addie Wagenknecht dari koleksi permanen Whitney Museum of American Art sebagai sampul album. Pilihan ini memperkuat kesan introspektif yang menjadi benang merah rilisan ini.
Pengumuman album datang di tengah momentum besar yang sedang dialami Interpol. Trio yang terdiri dari Paul Banks, Daniel Kessler, dan Sam Fogarino baru saja tampil di depan lebih dari 200 ribu penonton di Mexico City. Mereka juga sempat memberikan cuplikan materi baru saat tampil di Coachella, memicu spekulasi mengenai album yang kini akhirnya diumumkan secara resmi.
Interpol juga telah menyiapkan jadwal tur yang padat. Mereka akan memulai tur utama Amerika Utara dengan 23 tanggal pertunjukan sebelum melanjutkan perjalanan ke Inggris dan Eropa. Salah satu penampilan penting mereka adalah di Outbreak Festival pada 23 Agustus.
Menjelang akhir tahun, mereka juga akan menjalani tur arena bersama Bloc Party dalam rangkaian 18 konser di berbagai kota sepanjang November hingga Desember.
Support Gigsplay Dengan Saweria