Flash News
Sticktight Records Pertemukan Extincted Dan To Fused and Fuzzed Dalam Split Album
Sticktight Records kembali melepas rilisan keras dari bawah tanah lewat proyek split album yang mempertemukan dua nama dari skena hardcore Indonesia, Extincted dan To Fused and Fuzzed. Datang dari latar kota dan karakter musik yang berbeda, keduanya dipertemukan dalam satu rilisan yang sama-sama dipenuhi distorsi, tekanan, dan amarah yang mentah.
Split album ini lahir dari semangat kolektif yang telah tumbuh selama bertahun-tahun di ruang-ruang kecil skena independen. Dari gig-gig sempit yang penuh keringat, studio latihan yang pengap, hingga jaringan DIY yang terus bergerak meski tanpa banyak sorotan, kedua band ini menghadirkan suara yang terasa keras terhadap realitas di sekitarnya..

Extincted
Extincted hadir dengan komposisi yang lebih berat. Tempo permainan mereka tidak selalu berpacu cepat, tetapi justru memberi ruang bagi dentuman riff dan tekanan sound yang terasa gelap dan padat. Nuansa muram itu diperkuat lewat lirik-lirik yang lahir dari keresahan terhadap situasi sosial dan kebobrokan para penguasa, dibungkus dalam personifikasi yang kasar dan suram.
Di sisi lain, To Fused and Fuzzed tampil lebih frontal dengan karakter hardcore yang lugas dan menghantam langsung. Permainan riff mereka terdengar rapat dan agresif, sementara vokal penuh luapan emosi menjadi pusat ledakan energi dalam materi yang mereka bawakan. Musik mereka tidak banyak basa-basi. Semua terdengar seperti luapan frustrasi yang dilepas mentah-mentah ke permukaan.
Meski memiliki karakter berbeda, keduanya bertemu dalam semangat yang sama: menjaga bara hardcore tetap hidup tanpa perlu kompromi terhadap formula yang lebih aman atau mudah diterima pasar luas. Split album ini terasa seperti pengingat bahwa skena bawah tanah masih terus bergerak lewat solidaritas antar kota dan jaringan independen yang saling menopang.

To Fused and Fuzzed
Sebagai pemanasan menuju perilisan penuh, maxi single bertajuk “Extincted/To Fused And Fuzzed Maxi Split” lebih dulu dilepas melalui halaman Bandcamp milik Sticktight Records. Materi awal tersebut sudah memberi gambaran tentang arah rilisan ini: kasar, padat, dan penuh distorsi.
Rencananya, split album tersebut akan tersedia dalam format fisik dan digital dalam waktu dekat. Selain rilisan musik, Sticktight Records juga tengah menyiapkan merchandise eksklusif yang akan diedarkan bersamaan dengan perilisan resmi nanti. Informasi terkait jadwal rilis, pre-order, dan distribusi akan diumumkan melalui kanal resmi label serta masing-masing band.
Di tengah derasnya arus musik yang semakin mudah dikonsumsi dan cepat berganti, rilisan seperti ini terasa penting karena memperlihatkan bahwa hardcore lokal belum kehilangan taringnya. Suaranya masih bising, masih penuh amarah, dan terus menemukan cara untuk bertahan hidup di bawah tanah.
Support Gigsplay Dengan Saweria
