International

Lukas Graham Rilis “Good Times”, Lagu Baru Bernuansa Folk Dan Celtic

Diterbitkan

pada

Lukas Graham single Good Times
Lukas Graham (credit: Frederik Barasinski)

Penyanyi dan penulis lagu asal Denmark, Lukas Graham, resmi memperkenalkan single terbaru berjudul “Good Times”. Lagu tersebut menjadi pembuka sekaligus lagu utama dari album penuh berjudul ‘Good Times’ yang dijadwalkan rilis pada 14 Agustus 2026 melalui Virgin Music Group.

Lukas juga merilis video musik resmi yang berisi potongan dokumentasi perjalanan hidup dan kariernya, mulai dari masa sebelum dikenal publik hingga berbagai momen penting yang ia lalui bersama keluarga, sahabat, dan orang-orang yang ikut membentuk perjalanan bermusiknya.

Lewat “Good Times”, Lukas Graham memperlihatkan sisi yang lebih hangat dan penuh rasa syukur. Lagu ini dipenuhi nuansa folk, roots music, dan warna musik Celtic yang telah menjadi bagian dari kehidupannya sejak kecil. Suasana itu menjadi fondasi utama album ‘Good Times’, sebuah rilisan yang menghubungkan kembali Lukas dengan tradisi musik yang diwariskan mendiang ayahnya.

Perjalanan menuju album ini terasa sangat personal bagi penyanyi yang dikenal lewat hit “7 Years” tersebut. Lukas kembali mengenang sosok ayahnya, Eugene, seorang pencinta musik kelahiran Donegal, Irlandia. Eugene dikenal aktif memperkenalkan musisi folk ke berbagai wilayah Skandinavia dan menjadi sosok yang mengenalkan Lukas pada musik rakyat Irlandia sejak usia dini.

Setelah bertahun-tahun menjalani karier internasional dengan jadwal tur yang padat, Lukas merasa inilah waktu yang tepat untuk kembali pada musik yang pertama kali membuatnya jatuh cinta. Album ‘Good Times’ tercipta dari keinginan itu, menghadirkan kumpulan lagu yang terasa sangat pribadi sekaligus memperlihatkan akar musikal yang selama ini selalu mengiringi hidupnya.

Sebelum “Good Times”, Lukas lebih dulu memperkenalkan album tersebut melalui dua single. “To Know A Girl” hadir dengan dominasi bunyi banjo, dipadukan vokal khas Lukas dan bagian reff yang energik. Setelah itu, ia merilis “Second Chance“, lagu bernuansa ceria yang mengangkat tema tentang keberanian mengakui kesalahan, memberi kesempatan kedua bagi diri sendiri, dan terus bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

Solois asal Denmark Lukas Graham

Proses rekaman album berlangsung di Nashville dan New York bersama sejumlah musisi yang memiliki hubungan erat dengan mendiang Eugene maupun komunitas musik folk tempat Lukas tumbuh. Di antaranya adalah pemain uilleann pipes dan flute asal Irlandia, Michael McGoldrick, bassis Sam Grisman, Tim O’Brien yang mengisi mandolin dan vokal pendukung, pemain biola Stuart Duncan, serta gitaris Brian Sutton.

Kehadiran para musisi tersebut bukan hanya memperkaya warna album, tapi memiliki makna emosional bagi Lukas. Banyak dari mereka merupakan teman lama ayahnya yang pernah singgah di rumah keluarga Graham ketika melakukan perjalanan musik.

Banyak dari mereka adalah orang-orang yang dikenal ayah saya. Mereka pernah tidur di sofa ruang tamu rumah kami. Sangat berarti bagi saya bisa mengajak mereka terlibat dan menjaga hubungan budaya itu tetap hidup,” ujar Lukas.

Nama Lukas Graham sudah lama dikenal sebagai salah satu penyanyi soul-pop paling sukses dari Denmark. Namanya melejit secara global di tahun 2015 lewat “7 Years”, lagu reflektif yang memperoleh tiga nominasi Grammy Awards, memuncaki tangga lagu di lebih dari 15 negara, serta masuk dalam jajaran lagu dengan miliaran pemutaran di Spotify.

Selama lebih dari satu dekade, Lukas telah merilis empat album dengan berbagai pencapaian multi-platinum. Lagu-lagu seperti “Love Someone” juga meraih sertifikasi platinum di 18 negara. Di sepanjang kariernya, ia dikenal konsisten menulis lagu yang banyak mengangkat pengalaman hidup, keluarga, kehilangan, cinta, hingga perjalanan menjadi seorang ayah.

Selain karya rekamannya, Lukas Graham juga dikenal sebagai penampil panggung yang kuat. Ia telah menggelar tur di Eropa, Amerika Utara, dan Asia dengan banyak pertunjukan yang tiketnya selalu terjual habis, sekaligus tampil di berbagai acara besar seperti Grammy Awards, MTV Video Music Awards, dan “Good Morning America”.

Setelah album ‘Good Times’ dirilis pada 14 Agustus mendatang, Lukas Graham dijadwalkan langsung bergabung sebagai tamu spesial dalam sejumlah konser Ed Sheeran di Amerika Utara untuk rangkaian “Loop Tour 2026”. Tur tersebut akan dimulai pada 15 Agustus di U.S. Bank Stadium, Minneapolis, dan menjadi salah satu agenda penting dalam perjalanan promosi album barunya.

YouTube Video
Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

âś… KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *