New Albums
Blutapes Resmi Rilis Album Debut ‘Passengers’ Setelah Penantian Panjang
Rencana memang tidak selalu berjalan sesuai harapan, dan hal ini juga dialami oleh Blutapes. Unit power pop/rock alternatif dari Yogyakarta ini awalnya menargetkan untuk merilis album penuh mereka pada akhir 2025, setelah memperkenalkan single “Ocean” pada 17 Juli tahun lalu. Tapi berbagai pertimbangan dan dinamika internal membuat jadwal tersebut harus diubah. Kini, setelah menunggu lebih lama, Blutapes akhirnya merilis album debut mereka yang berjudul ‘Passengers’.
Berisi sepuluh lagu, Passengers menjadi karya penuh pertama Blutapes, sekaligus merangkum perjalanan kreatif yang telah mereka lalui selama beberapa tahun terakhir. Proses pembuatan album ini tidak singkat; dimulai sejak 2021 dan baru benar-benar selesai pada 2024, sebelum akhirnya dirilis pada pertengahan 2026.
Di album ‘Passengers’, Blutapes mengangkat tema tentang orang-orang yang pernah singgah dalam hidup seseorang. Judul album ini terinspirasi dari gagasan bahwa setiap individu bagaikan penumpang dalam sebuah perjalanan. Mereka datang tanpa direncanakan, berbagi ruang dan waktu, lalu melanjutkan perjalanan menuju tujuan masing-masing.

Konsep tersebut menjadi benang merah yang menghubungkan seluruh materi di dalam album. Setiap lagu menggambarkan potongan pengalaman yang berbeda, mulai dari momen perkenalan, perkembangan hubungan, perubahan seiring waktu, hingga perpisahan yang kadang tak terhindarkan. Meski setiap lagu memiliki suasana dan cerita tersendiri, semuanya tetap terjalin dalam satu narasi besar tentang perjalanan antarmanusia.
Blutapes juga tidak terpaku pada satu formula dalam menyusun lagu-lagunya. Setiap komposisi memiliki karakter yang berbeda sehingga album ini terasa dinamis dari awal hingga akhir. Variasi tersebut menjadi cerminan bagaimana setiap hubungan memiliki cerita dan emosi yang tidak pernah benar-benar sama.
Proses rekaman berlangsung di Watchtower Studio, Yogyakarta, dengan Bable Sagala sebagai produser. Selama proses kreatif, Blutapes banyak terinspirasi oleh beberapa nama seperti Superdrag, Sebadoh, Ash, dan Teenage Fanclub. Pengaruh ini masih terasa dalam permainan gitar yang padat, harmoni vokal, dan nuansa power pop yang kuat. Tapi Blutapes berhasil mengolah berbagai referensi tersebut menjadi karakter yang terasa personal dan sesuai dengan identitas mereka.
Perjalanan panjang selama tiga tahun dalam menyusun album ini juga memberi ruang bagi setiap materi untuk berkembang secara alami. Banyak ide yang mengalami perubahan sebelum akhirnya mencapai bentuk akhir yang dianggap paling tepat oleh seluruh anggota.
Perilisan Passengers sekaligus menjadi penanda bahwa Blutapes kini memasuki tahap baru dalam perjalanan mereka sebagai band. Setelah sebelumnya memperkenalkan beberapa single, album ini memberikan gambaran yang lebih utuh tentang arah musikal mereka serta cara mereka menyusun cerita melalui lagu-lagu yang saling terhubung.
Saat ini, ‘Passengers’ sudah bisa didengarkan di berbagai layanan streaming musik digital. Bagi Blutapes, album ini adalah catatan tentang orang-orang yang pernah hadir, meninggalkan jejak, dan melanjutkan perjalanan masing-masing.
Support Gigsplay Dengan Saweria
