New Tracks

The Soegenk Dan Faizal 510 Satukan Emosi Di Single “Cameo”

Diterbitkan

pada

The Soegenk

Band pop alternatif asal Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, The Soegenk, kembali merilis karya terbaru bertajuk “Cameo“. Single ini resmi diluncurkan di berbagai platform musik digital pada 18 Juli 2026 dan menampilkan kolaborasi dengan Faizal Permana, vokalis band 510. Kehadiran Faizal memberikan nuansa baru pada lagu yang diperkaya dengan aransemen string section dan choir, untuk menambah karakter musik yang selama ini dikenal dari The Soegenk.

Sebenarnya, “Cameo” bukanlah materi yang baru ditulis. Lagu ini telah lama dipersiapkan, tetapi band memilih untuk menyimpannya hingga mereka menemukan waktu yang tepat untuk memperkenalkannya kepada publik. Keputusan ini diambil agar pesan yang terkandung dalam lagu dapat diterima dengan baik sesuai dengan momen yang mereka inginkan.

Keyboardis Andi Raja, mengungkapkan bahwa “Cameo” terinspirasi dari kisah yang cukup emosional. Lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang hanya hadir sebagai saksi dalam kehidupan orang lain, tanpa pernah benar-benar memiliki tempat di dalamnya. Sosok tersebut tetap ada, menyaksikan setiap cerita yang berlangsung, tetapi tidak pernah menjadi bagian utama dari kisah itu.

Menurut Raja, judul “Cameo” dipilih karena memiliki makna yang selaras dengan isi lagu. Dalam dunia film dan teater, cameo merujuk pada kemunculan singkat seorang tokoh yang hanya tampil sejenak, tetapi tetap meninggalkan kesan. Konsep inilah yang kemudian diterjemahkan ke dalam lirik lagu.

Peran yang singkat tapi bermakna itulah inti dari lagu ini,” jelas Raja.

The Soegenk dan Faizal Permana

The Soegenk dan Faizal Permana

The Soegenk dikenal sebagai band yang sering mengangkat cerita-cerita personal dalam karya-karya mereka. Grup yang terdiri dari Goklas (vokal), Raja (synth/vokal), Nando (bass), Fauzan (gitar), dan Reza (drum) ini berasal dari Pangkalan Bun, kota kecil di Kalimantan Tengah. Nama “The Soegenk” diambil dari seorang teman masa kecil yang ceria dan sederhana. Selain itu, kata “Sugeng” dalam bahasa Jawa berarti “hidup” dan “selamat”, yang mereka anggap mewakili semangat perjalanan band hingga saat ini.

“Cameo” tercatat sebagai single keenam yang mereka rilis. Dibanding beberapa rilisan sebelumnya, lagu ini menghadirkan nuansa yang lebih sinematik melalui sentuhan instrumen gesek dan paduan suara.

Bersamaan dengan perilisan lagu, The Soegenk juga merilis video lirik di kanal YouTube resmi mereka. Video tersebut menampilkan potongan kisah dari orang-orang terdekat band yang berkaitan dengan tema lagu, sehingga pengalaman mendengarkan “Cameo” terasa lebih personal.

Untuk urusan visual, The Soegenk kembali mempercayakan artwork kepada Pandhu W. Al-Zubeidi, yang sebelumnya juga mengerjakan sampul single “Berharap Kembali”. Konsistensi ini menunjukkan keinginan band untuk menjaga benang merah visual di setiap rilisan mereka.

Lewat “Cameo”, The Soegenk kembali menunjukkan ketertarikan mereka pada cerita-cerita yang sering terabaikan. Tidak semua orang selalu berada di pusat perhatian. Ada juga mereka yang hadir sebentar, menjadi bagian kecil dari perjalanan seseorang, tetapi tetap meninggalkan jejak yang sulit dilupakan.

Perasaan inilah yang dituangkan The Soegenk ke dalam lagu terbaru mereka, dengan kolaborasi bersama Faizal Permana yang semakin memperkuat emosi di setiap bagiannya.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *