International

Album ‘Nature’s Pill’ Siap Meluncur, Wishy Perkenalkan Single Baru “Lovesick”

Profile photo ofArduino

Diterbitkan

pada

Wishy

Wishy, unit shoegaze dan dream-pop dari Indianapolis, mengumuman album kedua mereka yang berjudul ‘Nature’s Pill‘. Seiring dengan pengumuman tersebut, mereka juga merilis single pertama “Lovesick”, yang menjadi pengantar menuju album yang dijadwalkan rilis pada 2 Oktober melalui Winspear Records.

Perilisan ini hadir setelah produktivitas tinggi yang diperlihatkan Wishy dalam dua tahun terakhir. Setelah mencuri perhatian lewat album debut ‘Triple Seven’ pada 2024 dan melanjutkannya dengan EP ‘Planet Popstar’ pada 2025, kuintet tersebut kini bersiap memperluas jangkauan kreatif mereka melalui ‘Nature’s Pill’.

Wishy dimotori oleh Nina Pitchkites pada vokal dan gitar, Kevin Krauter pada vokal dan gitar, Dimitri Morris pada gitar, Mitch Collins pada bass, serta Conner Host di belakang drum. Formasi ini kembali bekerja sama dengan Ben Lumsdaine, sosok yang sebelumnya turut memproduseri album ‘Triple Seven’. Proses rekaman dilakukan di Los Angeles, menghidupkan kembali chemistry yang telah terjalin sejak rilisan sebelumnya.

Pengumuman album baru ini juga disertai dengan video musik “Lovesick” yang disutradarai oleh Trent Wayne. Lagu ini menampilkan sisi romantis Wishy yang telah menjadi salah satu ciri khas mereka, dibungkus dalam lapisan gitar bergaung, melodi manis, dan atmosfer melankolis yang akrab dengan estetika shoegaze serta dream-pop.

Wishy Band

Kevin Krauter mengungkapkan bahwa menjalani kehidupan sebagai band indie di tengah berbagai ketidakpastian dunia saat ini terasa ganjil. Menurutnya, satu-satunya hal yang bisa dilakukan adalah menciptakan ruang sendiri melalui imajinasi dan mengajak orang lain masuk ke dalamnya. Ia menilai ada titik ketika seseorang harus berhenti terlalu banyak memikirkan keadaan dan memilih terus melangkah.

Pandangan tersebut tampaknya menjadi salah satu fondasi emosional yang melatarbelakangi ‘Nature’s Pill’. Di tengah realitas yang semakin rumit, Wishy memilih membangun dunia kecil yang dipenuhi warna-warna personal, romansa, dan pelarian sementara dari kebisingan kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Nina Pitchkites menjelaskan bahwa “Lovesick” tercipta dari kecenderungan dirinya dan Krauter yang sama-sama memiliki karakter romantis dan kecintaan terhadap musik twee pop. Kombinasi tersebut menghasilkan lagu yang terdengar ringan, penuh semangat, dan tidak malu-malu menempatkan emosi di garis depan.

Ia mengakui bahwa lirik lagu tersebut sengaja dibuat berlebihan dan dramatis. Bagi Wishy, hal itu bukan sesuatu yang perlu dihindari. Justru di situlah letak keseruannya. Mereka membiarkan diri mereka tenggelam dalam perasaan rindu, harapan, dan fantasi romantis tanpa perlu membatasi ekspresi yang ingin disampaikan.

Selain merilis single baru, Wishy juga mengumumkan rangkaian tur terbaru untuk mendukung perilisan ‘Nature’s Pill’. Dengan momentum yang terus bertumbuh dalam beberapa tahun terakhir, band ini tampaknya siap membawa dunia penuh lamunan dan romantisme mereka ke lebih banyak panggung sepanjang 2026.

YouTube Video
Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *