International
Deep Purple Dan Keith Urban Berkolaborasi Dalam Single Eksplosif “Diablo”
Lebih dari lima dekade setelah membangun fondasi hard rock modern, Deep Purple masih menunjukkan bahwa mereka tetap bertenaga. Band legendaris asal Inggris ini kembali mempersembahkan amunisi terbaru dari album studio ke-24 mereka, ‘Splat!‘, melalui perilisan single “Diablo”, sebuah lagu yang menggabungkan kekuatan riff klasik Deep Purple dengan sentuhan eksploratif yang liar dan tak terduga.
“Diablo” adalah materi kedua yang diperkenalkan dari album ‘Splat!’, yang dijadwalkan rilis pada 3 Juli melalui earMUSIC. Sebelumnya, Deep Purple telah membuka jalan menuju album tersebut dengan single “Arrogant Boy”, yang langsung menunjukkan karakter agresif dari materi terbaru mereka.
Dalam “Diablo”, Deep Purple mengundang bintang country asal Australia, Keith Urban, untuk berkolaborasi dalam permainan gitar. Hasilnya adalah komposisi yang bergerak bebas di antara groove berat, improvisasi psikadelik, dan energi rock klasik yang menjadi ciri khas mereka. Lagu ini terdengar seperti pertemuan dua dunia yang berbeda, tapi justru menciptakan dinamika yang menarik.
Vokalis Ian Gillan mengungkapkan bahwa “Diablo” mengangkat tema keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan mengambil keputusan berisiko dalam kehidupan.
Menurut Gillan, lagu ini mengajak orang untuk sesekali keluar dari zona nyaman dan mencoba sesuatu yang tidak biasa. Ia menggambarkannya sebagai keputusan untuk memilih jalan yang belum pernah dilalui, sebuah pilihan yang bisa menjadi pelajaran atau petunjuk arah sepanjang hidup.
Semangat itulah yang tampaknya juga tercermin dalam proses kreatif album ‘Splat!’ secara keseluruhan. Untuk proyek ini, Deep Purple kembali bekerja sama dengan produser ternama Bob Ezrin, sosok yang dikenal lewat kiprahnya bersama KISS, Pink Floyd, hingga Lou Reed.

Deep Purple 2026 (credit: Olaf Heine)
Kolaborasi ini bukanlah hal yang baru. Ezrin sebelumnya juga terlibat dalam beberapa rilisan Deep Purple dalam beberapa tahun terakhir. Tapi kali ini hasilnya disebut sebagai salah satu album paling berat yang pernah mereka buat dalam beberapa tahun terakhir. Sebagian besar materi direkam secara live di studio, metode yang memberikan nuansa spontan dan organik pada setiap lagu.
Gillan bahkan menyebut formasi Deep Purple saat ini memiliki semangat yang mengingatkannya pada masa keemasan band tersebut di awal 1970-an.
Ia menilai materi-materi dalam Splat! memiliki kesamaan energi dengan karya-karya klasik seperti “Highway Star”, “Smoke on the Water”, dan “Lazy”. Ini bukan hanya soal riff atau tempo, tetapi juga keseimbangan, dinamika, dan kesenangan yang mereka rasakan saat menciptakan musik pada periode tersebut.
Pernyataan ini tentu menarik, mengingat Deep Purple kini memasuki dekade keenam perjalanan mereka. Di usia karier yang sudah melampaui sebagian besar band rock sezamannya, mereka masih aktif merekam album baru dan menjalani jadwal tur besar.
Di sisi lain, ‘Splat!’ akan diluncurkan dalam berbagai format koleksi fisik, yaitu boxset dua piringan hitam 180 gram dengan kemasan gatefold, buku eksklusif 12 halaman, CD digisleeve, tiga piringan vinil 10 inci berisi rekaman konser tur 2024, serta vinil 7 inci yang memuat lagu bonus “GUINNESIS”.
Deep Purple juga telah menyiapkan tur dunia besar-besaran yang mencakup 86 pertunjukan sepanjang tahun ini. Salah satu agenda paling bergengsi dalam rangkaian tersebut adalah konser di Royal Albert Hall, London, pada 25 November mendatang.
Di balik produktivitas yang mengesankan, Gillan masih menghadapi tantangan pribadi yang cukup berat. Tahun lalu, ia mengungkapkan bahwa kondisi penglihatannya semakin memburuk dan kini hanya tersisa sekitar 30 persen dari kemampuan visualnya.
Meskipun demikian, musisi berusia 80 tahun ini memilih untuk terus beradaptasi. Ia mengakui bahwa kesulitan terbesar saat ini adalah bekerja dengan komputer, karena layar terlihat sangat samar. Tapi seperti perjalanan panjang Deep Purple yang penuh dengan perubahan dan tantangan, Gillan tampaknya tetap berpegang pada prinsip yang sama: terus bergerak maju selama masih ada kesempatan.
