New Tracks
Fiersa Besari Akhiri Hiatus Dengan Single “Tulang Punggung”
Fiersa Besari, telah resmi kembali ke dunia musik setelah menjalani masa rehat yang dimulai pada 1 Januari 2025. Keputusan hiatus tersebut diambil dengan kesadaran penuh, demi memberi ruang bagi keluarga dan menjalani peran barunya sebagai ayah bagi putrinya, Kinasih Menyusuri Bumi. Kini, memasuki awal 2026, Fiersa kembali ke panggung dan merilis karya baru, menutup jeda yang sempat ia jalani selama satu tahun penuh.
Kepastian kembalinya ini sebenarnya sudah disampaikan sejak akhir 2025. Saat itu Fiersa menegaskan bahwa keputusannya untuk berhenti sejenak dari aktivitas bermusik bukanlah strategi promosi.
Pernyataan tersebut akhirnya terjawab pada 16 Januari 2026, ketika ia merilis single terbaru berjudul “Tulang Punggung”. Lagu ini menjadi karya pertama Fiersa setelah masa hiatusnya berakhir, sekaligus menjadi langkah baru dalam perjalanan kreatifnya.
“Tulang Punggung” ditulis dan diproduksi sendiri oleh Fiersa Besari. Lagu ini terinspirasi dari refleksi tentang kerasnya perjuangan hidup, terutama bagi mereka yang bekerja tak kenal lelah demi keluarga.
Fiersa menggambarkan sosok yang harus berjuang keras, menghadapi berbagai tekanan dan tantangan, tapi tetap bertahan dan tidak menyerah. Tema ini disampaikan dengan sudut pandang yang realistis, sejalan dengan gaya penulisan Fiersa yang sering menyoroti hal-hal sederhana dan dekat dengan kehidupan banyak orang.
Proses perekaman “Tulang Punggung” berlangsung cukup cepat. Fiersa menyebutkan bahwa seluruh sesi rekaman dilakukan dalam satu hari penuh, sebelum dilanjutkan ke tahap produksi bersama tim. Pendekatan yang efisien ini tidak mengurangi kedalaman pesan yang ingin disampaikan, justru memberikan kesan yang jujur dan apa adanya pada lagu tersebut.
Salah satu elemen yang paling menarik dari rilisan ini adalah artwork visualnya. Fiersa memilih menggunakan gambar hasil coretan putrinya, Kinasih Menyusuri Bumi, yang ia panggil “Neng”.
Menurut Fiersa, penggunaan artwork tersebut tidak memiliki makna simbolik yang rumit. Namun setiap goresan memiliki arti tersendiri baginya sebagai seorang ayah. Melihat perkembangan “Neng” melalui gambar-gambar itu selalu memberinya kebahagiaan, dan karya sang anak memiliki nilai yang tak tergantikan.
Selain merilis lagu, Fiersa juga memastikan akan menghadirkan video musik untuk “Tulang Punggung”. Video tersebut dijadwalkan tayang di kanal YouTube pribadinya dalam waktu dekat untuk melengkapi kembalinya ia ke dunia visual dan panggung.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan album baru, Fiersa menyampaikan bahwa belum ada rencana ke arah tersebut dalam waktu dekat. Untuk saat ini, ia memilih berjalan perlahan, menikmati proses berkarya kembali tanpa terburu-buru.
Dengan “Tulang Punggung”, Fiersa Besari seolah membuka kembali dialognya dengan pendengar, kali ini dengan perspektif yang semakin matang sebagai musisi sekaligus kepala keluarga.


