New Tracks

Velcro Hearts Luncurkan Single “Politics”, Tampil Lebih Keras Dan Konfrontatif

Profile photo ofrafasya

Diterbitkan

pada

Band Velcro Hearts
Velcro Hearts (credit : Ananta Arya)

Band post-punk asal Bali, Velcro Hearts, kembali merilis single ketiga bertajuk “Politics”, sebuah karya yang memperlihatkan pergeseran signifikan dalam arah musikal mereka. Jika dua rilisan sebelumnya, yaitu “Romantic Validation” dan “Not That Kid” lebih banyak mengeksplorasi nuansa post-punk dengan atmosfer yang gelap dan emosional, kali ini Velcro Hearts tampil lebih keras dan konfrontatif, membawa energi hardcore punk yang agresif ke garis depan.

“Politics” ditulis oleh Gozal dan digarap secara kolektif oleh seluruh personel band. Lagu ini lahir dari dorongan untuk melepaskan tekanan sekaligus merespons berbagai hal yang mereka anggap tidak lagi relevan. Tidak ada upaya untuk terdengar nyaman atau ramah. Sebaliknya, Velcro Hearts memilih jalur yang lebih kasar, penuh distorsi, dan intens, mencerminkan kegelisahan yang terus menumpuk.

Dari sisi lirik, “Politics” disampaikan dengan bahasa yang lugas dan tanpa banyak metafora. Kemarahan hadir berdampingan dengan sindiran tajam terhadap berbagai bentuk kepalsuan dan kontrol yang datang dari luar.

Kalimat seperti “bro suffocate from politics”, “fuck your pre-written lyrics”, hingga “politics ain’t no god” terdengar seperti pernyataan terbuka yang menolak tunduk pada norma atau struktur yang dianggap membatasi kebebasan berekspresi. Dalam konteks ini, “Politics” tidak hanya membahas isu politik secara literal, tetapi juga tentang tekanan sosial, dominasi opini, dan bagaimana individu bertahan di tengah sistem yang sering kali terasa menyesakkan.

Band Velcro Hearts single Politics

Di balik nada yang keras, lagu ini menyimpan gagasan yang jelas: musik menjadi ruang yang lebih jujur dibandingkan realitas di sekitarnya. Potongan lirik “music god, that’s my god” menguatkan ide ini, seolah menegaskan bahwa suara paling autentik justru lahir dari medium yang bebas dari kepentingan eksternal.

Secara musikal, Velcro Hearts terdengar lebih berani mengambil risiko. Perubahan arah ke hardcore punk bukan hanya sebagai eksperimen sesaat, melainkan pilihan yang terasa sadar. Tempo yang lebih cepat, riff gitar yang lebih tajam, serta vokal yang didorong hingga batas ekstrem membangun suasana yang padat dan mendesak.

Hasil akhirnya adalah komposisi yang langsung menghantam tanpa banyak jeda, membawa pendengar ke dalam intensitas yang terus meningkat dari awal hingga akhir.

Melalui “Politics”, Velcro Hearts menunjukkan bahwa mereka tidak ingin terjebak dalam satu pola. Single ini membuka ruang baru untuk eksplorasi yang lebih luas, sekaligus mempertegas karakter mereka sebagai band yang berani bersuara. Di tengah arus musik yang sering kali mengutamakan kerapian dan kenyamanan, Velcro Hearts justru hadir dengan sesuatu yang lebih mentah dan apa adanya.

“Politics” hadir bukan hanya untuk didengar, tetapi untuk dirasakan sebagai luapan emosi yang keras dan tanpa kompromi. Sebuah rilisan yang membawa energi perlawanan, sekaligus memperlihatkan bagaimana Velcro Hearts terus bergerak, mencari bentuk yang paling jujur untuk menyampaikan apa yang mereka rasakan.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *