International
Das Mörtal Rilis EP ‘ORIGINS’, Perpaduan Elektronika, Nostalgia, Dan Kegelapan
Produser dark synthwave asal Montréal, Das Mörtal, merilis EP terbarunya bertajuk ‘ORIGINS‘ pada Jumat, 17 Oktober melalui Lisbon Lux Records. Bersamaan dengan peluncuran ini, ia juga memperkenalkan single utama sekaligus video musik berjudul “I Just Want To Hold You (Part I)“, yang disutradarai oleh filmmaker asal Jamaika yang kini berbasis di Montréal, Stacy Lee.
Lee dikenal lewat karyanya yang menjembatani musik, fashion, dan film naratif. Ia baru saja menyelesaikan residensi “InVisible Voices” di PHI Centre dan menerima dukungan dari Canada Council for the Arts untuk berkolaborasi dengan seniman Guillaume Vallée.
Dalam kariernya, Lee juga pernah bekerja sama dengan musisi seperti Backxwash, Jessica Moss, dan Godspeed You! Black Emperor, yang membuat keterlibatannya dalam proyek Das Mörtal terasa sangat pas secara estetika.
Sebelum “I Just Want To Hold You (Part I)”, Das Mörtal telah merilis single “Falsche Daten” sebagai pembuka dari ‘ORIGINS’. Lagu tersebut mendapat dukungan dari berbagai media seperti YourEDM, Post-Punk, dan Decoded Magazine.
Dengan lebih dari 28 juta streaming di Spotify, Das Mörtal sudah lama menjadi salah satu figur penting di ranah musik elektronik bawah tanah. Ia telah tampil di berbagai festival besar seperti Osheaga, Transmusicales de Rennes, FME, dan Meg Festival, serta pernah menjadi opening act untuk nama-nama seperti Vitalic, Perturbator, dan Carpenter Brut.
Musiknya juga sering mendapat pujian dari berbagai media internasional seperti CLASH Magazine, KALTBLUT, METAL Magazine, Run The Trap,Canadian Beats, hingga Brutal Resonance. Ia juga pernah mencatatkan diri sebagai “Most Added New Release” di tangga lagu kampus Amerika Top 200 NACC, dan beberapa lagunya kerap muncul di kanal YouTube berpengaruh seperti NewRetroWave.
Lahir dari pengalaman bermusik di Berlin sebelum akhirnya bermukim di Montréal, Das Mörtal mengambil inspirasi dari musisi seperti Steve Moore dan Aphex Twin. Karya-karyanya dikenal karena nuansa gelap yang berpadu dengan nostalgia, menjelajahi spektrum genre dari techno, occult electro, hingga soundtrack horor dan sci-fi.
Dalam “I Just Want To Hold You (Part I)”, ia memperlihatkan sisi yang lebih bebas dan sensual tanpa meninggalkan ciri khas gelapnya. Lagu ini memadukan groove funk, lapisan vocoder, dan atmosfer misterius yang mengingatkan pada karya Daft Punk, Justice, dan Kavinsky.
‘ORIGINS’ menjadi perwujudan keahlian Das Mörtal dalam merangkai kisah sonik dari tekstur yang kasar dan atmosfer kelam. Dari ledakan industrial di “Minimal Chainsaw” hingga groove futuristik pada penutup “…Now”, EP ini menyajikan perjalanan sinematik yang penuh energi dan daya pikat dansa.
Sementara “I Just Want To Hold You (Part I)” memperlihatkan bagaimana Das Mörtal mengolah Italo disco menjadi balada cinta gelap yang bergairah. Aransemen yang dinamis, beat yang kuat, serta desain suara yang presisi membuat lagu ini terasa modern sekaligus klasik.
Video musiknya menggambarkan suasana malam yang surealis: para anak klub menari di bawah cahaya strobo dengan gigi vampir dan kulit berbalut kulit hitam, menjadi visualisasi sempurna dari euforia lagu tersebut.
Tentang ‘ORIGINS’, Das Mörtal mengatakan, “EP ini berisi lagu-lagu yang berakar dari karya masa lalu saya, tapi tetap relevan dengan apa yang saya eksplorasi hari ini. Semuanya adalah potret perjalanan musikal saya yang terus berkembang.”


