New Tracks
The People Of The Sun (POTS) Eksplorasi Emosi Dan Trauma Di “Kontemplasi”
Band rock asal Surabaya The People Of The Sun (POTS) resmi merilis single baru berjudul “Kontemplasi” yang sudah bisa didengarkan di berbagai platform musik digital sejak 2 Mei 2026. Lagu ini adalah materi teranyar dari POTS setelah single sebelumnya, “Two Tickets” yang melibatkan Naykilla pada Maret 2025.
“Kontemplasi” adalah lagu berbahasa Indonesia yang memiliki kualitas reflektif yang kuat. Liriknya terdiri dari serangkaian pertanyaan pribadi yang sering kali tidak memiliki jawaban pasti, muncul dari kecemasan tentang arah hidup kita dan ketidakpastian mengenai masa depan.
Bimo, drummer sekaligus penulis lagu ini, menjelaskan bahwa ide tersebut muncul secara spontan dari skenario “what if” yang berputar di kepalanya. Ia menggambarkan kondisi mental yang dipenuhi ketidakpastian, termasuk pengalaman emosional yang berkaitan dengan trauma.
Menurut Bimo, inspirasi lain muncul saat ia menonton film “Life of Pi”, yang menimbulkan perasaan terombang-ambing tanpa arah yang jelas. Perasaan ini kemudian diterjemahkan ke dalam lirik yang menggabungkan diksi sederhana dengan elemen simbolik, menciptakan kesan emosi yang berlapis dan tidak sepenuhnya jelas.

Dari sisi musikal, “Kontemplasi” tetap mempertahankan karakter khas POTS, dengan kombinasi distorsi gitar yang emosional, pola drum yang intens, serta aransemen yang berkembang perlahan. Salah satu hal yang cukup mencolok adalah kehadiran warna vokal baru dari Raditya Mahendra, yang memberikan nuansa berbeda dibandingkan rilisan sebelumnya.
Menariknya, lagu ini bukanlah materi yang sepenuhnya baru bagi para pendengar setia mereka. Sejak 2025, “Kontemplasi” sudah beberapa kali dibawakan dalam penampilan live. Namun, proses menuju versi finalnya memakan waktu yang cukup lama. Adria, gitaris POTS, menyebutkan bahwa lagu ini sempat mengalami beberapa perubahan aransemen, termasuk penyesuaian akibat dinamika internal band sebelum akhirnya dirilis secara resmi tahun ini.
Seluruh proses rekaman dilakukan di 912 Studio. Untuk pengisian bass, band ini mengajak Reza Felayati dari Scatter The Tribe, sementara tahap mixing dan mastering dipercayakan kepada Tutoet, yang dikenal sebagai sound engineer dari Sheila On 7.
Melalui rilisan terbaru ini, The People Of The Sun ingin membawa pendengar ke spektrum suara yang lebih luas. Di saat yang sama, “Kontemplasi” juga diharapkan bisa menjadi ruang refleksi, terutama bagi mereka yang sedang menghadapi ketidakpastian hidup. Harist Santoso, gitaris POTS, menyampaikan bahwa setiap proses, seberat apa pun, pada akhirnya akan terlewati.
The People Of The Sun terbentuk di Surabaya pada 2022 dan telah merilis album penuh perdananya pada 2023. Salah satu lagu mereka, “Ingenue”, sempat mendapat respons positif di berbagai platform digital, yang semakin memperkuat posisi mereka sebagai salah satu unit rock muda yang patut diperhitungkan dari kota tersebut.
Support Gigsplay Dengan Saweria
