New Tracks
De Kribs Luncurkan “Apatico”, Peluru Sonik yang Menampar Realitas Sosial
De Kribs kembali melepaskan tembakan baru lewat single berjudul “Apatico” yang resmi dirilis di berbagai layanan digital. Setelah sepanjang tahun ini sibuk melontarkan materi penuh tenaga, musisi tersebut kembali menegaskan reputasinya sebagai unit musik yang tidak pernah setengah hati. “Apatico” terdengar seperti sebuah pernyataan keras, tajam, dan tak segan merangsek masuk ke ruang dengar dengan intensitas yang konstan.
Lagu ini dihiasi nuansa mayor yang ironis, seolah sengaja dibungkus dengan keceriaan palsu untuk menyuarakan tema berat: kesepian, rasa tidak peduli, dan pengalaman terjebak dalam spotlight effect.
Fenomena psikologis ini menggambarkan bagaimana seseorang merasa selalu diperhatikan, padahal dunia sekitar nyaris tak peduli sama sekali. De Kribs menyalurkan kritiknya lewat lirik satir, salah satunya baris “Orang-orang tidak akan kehilangan sedetikpun tidurnya”, yang terasa menampar karena terlalu dekat dengan kenyataan.
Menurut De Kribs, “Apatico” bukanlah ajakan untuk mengutuk, melainkan sebuah dorongan untuk lebih teguh pada keyakinan sendiri. Lagu ini memberi ruang bagi pendengar untuk menyadari bahwa perhatian orang lain kerap bersifat semu, dan yang terpenting adalah bagaimana seseorang tetap berdiri pada pijakan yang diyakini.
Dengan aransemen rapat dan penuh emosi, De Kribs menghadirkan sesuatu yang lebih dari sekadar riff gitar yang berisik. “Apatico” bekerja seperti peluru sonik, menghantam gendang telinga lalu meninggalkan gema reflektif yang susah hilang.
Produktivitas musisi satu ini di tahun 2025 juga tidak bisa dianggap remeh. Sebelum “Apatico”, De Kribs merilis single “Am I Wrong” pada 23 Juni, yang memperlihatkan sisi eksploratif lain dari musisi ini. Beberapa bulan sebelumnya, pada 20 Maret, ia melepas album live berjudul ‘LIVE JAKARTA’.
Album tersebut merekam atmosfer tur album ‘Labirin’ yang digelar hampir sebulan penuh di berbagai kota di Pulau Jawa. Rekaman itu bukan hanya dokumentasi, melainkan tafsir ulang atas materi lama, ditampilkan dengan sentuhan aransemen yang lebih mentah dan jujur, memperlihatkan versi paling natural dari katalog lagu mereka.
Jika ditarik garis lurus, apa yang dilakukan De Kribs sepanjang 2025 menunjukkan konsistensi dalam menjaga ritme produksi tanpa kehilangan esensi. Dari album live, single penuh refleksi, hingga rilis terbaru, musisi ini seperti tidak pernah membiarkan energinya mereda. “Apatico” melanjutkan tradisi itu dengan cara yang lebih menusuk, menghadirkan musik yang bertenaga sekaligus lirik yang memaksa pendengarnya berhenti sejenak dan berpikir.
De Kribs sekali lagi menunjukkan bahwa dirinya tidak hanya bermain keras, tetapi juga punya kedalaman gagasan yang relevan dengan keresahan banyak orang. “Apatico” hadir sebagai bukti bahwa musik bisa menjadi senjata: lantang, reflektif, sekaligus menyentuh sisi personal.
Dengarkan “Apatico” sekarang di berbagai platform digital dan rasakan bagaimana lagu ini bekerja seperti cermin yang menyorot sisi rapuh sekaligus kuat dari diri sendiri.

