New Tracks

Eksperimen Dan Identitas Baru Electricbird Dalam “Entah//Bagaimana?”

Profile photo ofArduino

Diterbitkan

pada

Electricbird

Unit rock asal Surabaya, Electricbird, kembali menyalakan mesin kreatifnya lewat single terbaru berjudul “Entah//Bagaimana?”, yang resmi dirilis pada Jumat, 10 Oktober 2025. Lagu ini menjadi rilisan ketiga dari rangkaian menuju album kedua mereka yang akan datang, ‘Odyssey’, sebuah proyek yang disebut band ini sebagai perjalanan panjang dalam menemukan arah baru, baik secara musikal maupun personal.

Di lagu ini, Electricbird mengajak pendengarnya untuk merenungkan kebingungan yang sering muncul dalam hidup. “Entah//Bagaimana?” berbicara tentang manusia yang selalu dihadapkan pada banyak pilihan, namun kerap kesulitan menentukan arah. Lagu ini bukan tentang mencari jawaban, melainkan membiarkan setiap pertanyaan menggantung di udara, seperti hidup itu sendiri yang tak selalu memberi kejelasan.

Lewat lagu ini, kami ingin menggambarkan kegelisahan manusia yang terus bertanya tentang jalan hidupnya. Kadang, kita terlalu sibuk mencari jawaban, padahal mungkin tidak semua hal memang perlu dijawab,” ungkap Electricbird dalam keterangan tertulisnya.

Secara musikal, “Entah//Bagaimana?” menandai fase eksploratif baru bagi Electricbird. Band ini melangkah lebih jauh dari warna musik di dua single sebelumnya, “Aurora” dan “Belantara“, dengan pendekatan yang lebih berani dan eksperimental. Unsur drum and beat yang intens memberi dimensi baru pada komposisi mereka, sementara nuansa psychedelic dan ambience dari gitar tetap menjadi elemen khas yang menjaga benang merah Electricbird.

Band Electricbird

Transformasi ini tidak hanya terdengar di musik, tapi juga terasa dalam identitas baru band yang kini tampil dengan formasi lengkap. Setelah masuknya dua personel baru pada Agustus 2025, Julio Mulya (gitar-synth) dan Kurniawan Prasetyo (drum) , Electricbird kini diperkuat oleh lima anggota: Rahmana Wiradanu (vokal-bass), Ananda Dafa (gitar), Vicky Aslam (gitar), Julio, dan Kurniawan. Kombinasi energi baru ini membuat arah musik mereka semakin dinamis dan kolektif.

Dengan “Entah//Bagaimana?”, Electricbird memperlihatkan kematangan yang mulai terasah. Mereka tak lagi terpaku pada pola garage rock yang keras dan mentah, melainkan membuka ruang bagi eksplorasi atmosferik yang lebih reflektif. Lagu ini seperti jeda di tengah perjalanan panjang menuju ‘Odyssey’,  sebuah transisi dari pencarian menuju pemahaman.

Album ‘Odyssey’ dijadwalkan rilis pada akhir 2025, dan digadang sebagai karya yang paling ambisius dalam karier mereka. Jika dua rilisan sebelumnya memperkenalkan atmosfer dan warna, maka “Entah//Bagaimana?” menjadi titik refleksi: bagian dari perjalanan yang masih terus menanyakan arah, namun tak pernah berhenti melangkah.

Mereka tidak sedang berusaha menemukan jawaban, tapi menikmati prosesnya,  dan mungkin, di situlah inti dari ‘Odyssey’ itu sendiri.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *