New Tracks

Enamore: Berputar Di Tengah Reruntuhan Emosi Lewat “Circle”

Diterbitkan

pada

Enamore

Enamore, unit post-hardcore dan emo post-rock asal Kota Batu, kembali merilis karya terbaru mereka berupa single yang berjudul “Circle”. Lagu ini dirilis melalui Haum Entertainment dan hadir sebagai kelanjutan dari tema-tema yang selama ini lekat dengan Enamore: kehilangan, konflik batin, dan perasaan terjebak dalam siklus emosi yang tak berujung.

“Circle” terinspirasi dari pengalaman emosional yang hancur dan tak pernah sepenuhnya tuntas. Lagu ini merekam kondisi ketika upaya untuk melangkah maju justru berujung pada kembali ke titik awal, mengulang luka yang sama dengan bentuk yang berbeda. Dalam narasinya, Enamore menangkap rasa lelah yang muncul ketika proses penyembuhan terasa stagnan, seolah setiap langkah selalu membawa pendengarnya kembali ke lingkaran yang sama.

Band Enamore

Secara musikal, “Circle” menghadirkan karakter Enamore yang emosional dan intens, dengan pendekatan post-hardcore dan emo post-rock yang tetap mengedepankan dinamika.

Struktur lagu berkembang perlahan, menciptakan suasana reflektif sebelum meledak di bagian-bagian yang lebih agresif, mencerminkan konflik batin yang menjadi inti ceritanya. Lagu ini hadir sebagai ruang aman bagi mereka yang merasa terus berjalan di tempat, mencoba bertahan, meski harus menghadapi siklus emosional yang berulang.

Menurut Rachmad Adi Cahyo, gitaris dan anggota band Enamore, lagu “Circle” adalah bagian penting dari perjalanan pendewasaan mereka, baik dalam hal musik maupun lirik. Ia menjelaskan bahwa lagu ini menjadi salah satu fondasi untuk album penuh pertama Enamore. Tapi “Circle” memiliki posisi yang berbeda dibandingkan dengan rilisan sebelumnya seperti “Sandikala” dan “Linger”, yang tidak dilanjutkan ke dalam konsep album.

Band Enamore Malang

Proses produksi “Circle” sepenuhnya ditangani oleh kelima personel Enamore. Rekaman gitar dan bass dilakukan di Enamore House oleh Cahyo dan Andrian, sementara drum direkam di G10 Studio oleh Yasa Wijaya. Vokal direkam di PureTones oleh Arisalki, dengan proses mixing dan mastering dipercayakan kepada Satrio Utomo dari Griffin Studio.

Untuk aspek visual, Enamore bekerja sama dengan Rio Argeta, yang menerjemahkan nuansa gelap dan repetitif dari lagu ini ke dalam bahasa visual.

Pengerjaan “Circle” memakan waktu lebih dari satu tahun untuk mematangkan materi, ditambah sekitar tiga hingga empat bulan untuk workshop vokal guna menemukan karakter yang tepat setelah pergantian personel. Dalam fase ini, Aditia Pramana Putra resmi bergabung sebagai vokalis baru. “Circle” menjadi momen perkenalan Aditia kepada publik, dengan warna vokal yang memberikan dinamika baru dalam identitas Enamore.

Dirilis pada 30 Januari 2026, “Circle” kini sudah tersedia di berbagai platform streaming digital. Single ini menjadi arah baru bagi Enamore, sebelum mereka mengumumkan rilisan lanjutan yang dijadwalkan hadir pada kuartal kedua 2026.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *