New Albums
MOFIDENT Merilis ‘Murmur’, Empat Lagu Tentang Jarak, Perubahan, Dan Keberanian
MOFIDENT, trio rock alternatif / punk asal Cibinong, kembali menegaskan arah musik mereka lewat EP terbaru berjudul ‘Murmur‘ yang dirilis pada 2025. Band yang beranggotakan Bintang Lukman di vokal dan gitar, Gregorius Farrel di bass, serta Alkuin Vito di drum ini sebelumnya telah memperkenalkan diri melalui EP perdana ‘Midden‘ pada 2022.
‘Murmur’ hadir sebagai lanjutan yang konsisten, baik secara musikal maupun tematik, sekaligus memperlihatkan bagaimana MOFIDENT memaknai fase awal usia 20-an dengan jujur dan tanpa banyak basa-basi.
EP ini memuat empat lagu yang berakar kuat pada rock alternatif era 90-an, dengan sentuhan punk rock tradisional yang terasa mentah dan vokal yang lugas. Ketukan drum terdengar padat, sementara power chords yang dimainkan sederhana tapi bertenaga dan menjadi tulang punggung keseluruhan materi.
Tidak ada usaha untuk memoles berlebihan atau mengejar tren, ‘Murmur’ memilih bergerak di jalur yang sudah terasa akrab bagi pendengarnya.
Secara tematik, ‘Murmur’ menggambarkan pengalaman keterasingan dalam pertemanan, hubungan cinta, dan tantangan kehidupan sehari-hari. Narasi ini merepresentasikan kegamangan yang sering muncul di masa transisi menuju kedewasaan, ketika banyak hal terasa tidak pasti dan identitas diri masih terus dipertanyakan.
Lagu pembuka, “Alienasi”, menyoroti perasaan terisolasi akibat perbedaan dan jarak emosional yang kian melebar. “Giveaway” kemudian membuka ruang harapan, menghadirkan sudut pandang yang lebih optimistis terhadap kehidupan, meski tetap dengan nada reflektif.
“Javelin” menjadi salah satu trek paling kuat di EP ini, dengan energi yang lebih agresif dan pesan keberanian untuk menghadapi ketidakpastian. Sementara itu, “Turncoat” menutup ‘Murmur’ dengan kisah tentang persahabatan yang pupus dan perubahan yang tidak bisa dihindari, sebuah tema yang terasa personal sekaligus relevan bagi banyak orang. Keempat lagu ini tersusun rapi, membentuk alur emosi yang mengalir tanpa terasa dipaksakan.
Dari sisi produksi, Murmur direkam di Plug Studio Home, dengan proses mixing dan mastering dilakukan secara mandiri oleh Alkuin Vito di kamar tidurnya. Pendekatan ini memberi kesan intim, seolah pendengar diajak masuk langsung ke ruang latihan dan proses kreatif MOFIDENT tanpa sekat.
Meski merupakan EP kedua, MOFIDENT masih mempertahankan pendekatan musikal yang serupa dengan ‘Midden’. Mereka tetap setia pada estetika rock alternatif 90-an, tanpa mencoba menaikkan tempo atau mengubah gaya permainan secara signifikan. Pilihan ini terbilang riskan, mengingat banyak band lain mengadopsi referensi serupa namun menyelipkan elemen kekinian untuk memberi pembeda.
Bagi MOFIDENT, kesetiaan pada gaya ini tampaknya sudah menjadi identitas. Tapi ke depan, sedikit eksplorasi atau penambahan warna baru bisa membuka ruang agar karakter mereka semakin menonjol dan tidak tenggelam di tengah lanskap yang semakin padat.
Support Gigsplay Dengan Saweria