New Tracks
National Boulevard Membuka Perjalanan Musiknya Dengan Single “Emptiness”
Di rentang waktu 2024 hingga 2025, lima pemuda dengan latar dan semangat yang seirama memutuskan untuk membentuk band bernama National Boulevard. Berbasis di Surabaya, mereka memilih jalur pop punk dan rock alternatif sebagai medium ekspresi.
Formasi band ini diisi oleh Dimas pada vokal, Baim dan Ichas di gitar, Azzam pada bass, serta Ucup di belakang drum. Bagi mereka, bermusik bukan sekadar aktivitas sesaat, tetapi sebuah perjalanan panjang untuk tetap bergerak, menolak stagnasi, dan bertahan di tengah dinamika skena musik dengan cara yang mereka yakini. Prinsip itu mereka rangkum lewat tagline: Sederhana tapi menyatukan, sederhana tapi menghangatkan, dan sederhana tapi merekatkan.
Para personel National Boulevard melihat band ini sebagai ruang untuk menjaga konsistensi dan komitmen bersama. Mereka menyebut perjalanan ini sebagai bentuk dedikasi dalam menyalurkan hobi yang sejak lama telah menjadi bagian dari hidup masing-masing personel. Tidak ada ambisi berlebihan untuk terlihat besar sejak awal, yang ada hanya keinginan untuk terus berjalan dan terus menjaga api semangat yang sama.
Memasuki 2026, National Boulevard resmi memperkenalkan diri lewat single perdana berjudul “Emptiness”. Lagu ini terinspirasi dari kisah kecerobohan seorang teman yang nyaris menyeret lingkar pertemanan mereka ke arah yang lebih gelap.
Cerita tersebut disampaikan dengan pendekatan yang rapi dan terkontrol, melalui komposisi yang simpel. Nuansa nostalgia pop punk dan punk rock klasik awal 2000-an terasa kuat, menghadirkan kembali getaran yang mungkin sudah lama dirindukan oleh pendengar genre ini.
Selain kisah personal, “Emptiness” juga menyinggung realitas sosial dalam membangun relasi. Lagu ini menyoroti pertemuan dengan sosok yang gemar menyampaikan kebohongan atau omong kosong demi meraih validasi dari luar, entah itu pengakuan atas kemampuan, kondisi ekonomi, karier, atau pencapaian tertentu. Tema tersebut terasa dekat dengan keseharian banyak orang, terutama di tengah budaya pencitraan yang semakin menguat.
Perjalanan National Boulevard tidak bisa dibilang singkat. Setiap anggota membawa pengalaman yang panjang dari band-band sebelumnya, lengkap dengan cerita suka dan duka di skena musik Surabaya. Semua pengalaman itu kemudian dirangkai menjadi fondasi yang kuat untuk melangkah bersama.
Melalui racikan pop punk yang bertenaga dengan lirik yang disampaikan apa adanya, “Emptiness” tampil sebagai cermin dari kehampaan yang muncul ketika relasi dibangun tanpa kejujuran. Jejak pengaruh The Story So Far, Blink-182, hingga No Pressure dapat ditangkap, namun National Boulevard tetap menghadirkan warna bermusik mereka sendiri yang jujur dan berattitude.
Bagi National Boulevard, musik adalah ruang kebebasan. Bukan alat untuk mencari validasi atau tampil aman, melainkan sarana untuk menyampaikan hal-hal yang perlu diucapkan. Mereka tidak menjanjikan kesempurnaan, hanya kejujuran dan energi yang mereka percaya.
Single “Emptiness” dirilis di bawah naungan Siderise Records dan kini sudah dapat didengarkan di berbagai platform musik digital dengan membawa semangat yang mereka sebut sebagai East Meets West Coast Spirit.
