International
The Funeral Portrait Rilis Album “Live from Suffocate City” Di Tengah Tur Besar
The Funeral Portrait semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu band rock paling menjanjikan saat ini. Setelah sebelumnya dipilih oleh Pandora sebagai bagian dari “Artists to Watch 2025: The Pandora Ten”, daftar sepuluh musisi lintas genre yang diprediksi akan melesat, band asal Atlanta ini berhasil memenuhi ekspektasi tersebut dengan pencapaian nyata di tangga lagu dan panggung tur.
Dalam setahun terakhir, The Funeral Portrait mencetak dua single yang meraih nomor satu di tangga lagu “Active Rock” versi Billboard dan Mediabase.
“Holy Water”, kolaborasi bersama Ivan Moody dari Five Finger Death Punch, serta “Suffocate City” yang menampilkan Spencer Charnas dari Ice Nine Kills, sama-sama menempati posisi puncak dan memperluas jangkauan pendengar mereka. Sementara single terbaru mereka, “Dark Thoughts”, terus merangkak naik dan saat ini berada di posisi tiga besar. Hal ini menunjukkan konsistensi band ini dalam merilis materi yang kuat, baik secara musikal maupun emosional.
Tahun 2025 juga menjadi periode tersibuk bagi The Funeral Portrait dalam urusan tur. Mereka menjelajahi berbagai kota di Amerika Serikat bersama nama-nama besar seperti Ice Nine Kills dan In This Moment, sekaligus menjalani tur Eropa pertama mereka dengan The Rasmus. Rangkaian tur tersebut mempertegas reputasi mereka sebagai band dengan performa panggung yang intens dan basis penggemar yang terus berkembang.
Memasuki awal 2026, The Funeral Portrait langsung membuka lembaran baru dengan merilis album live perdana berjudul ‘Live from Suffocate City’ melalui Better Noise Music.
Album ini tersedia dalam format streaming dan unduhan digital, serta dirilis secara fisik dalam bentuk CD/Blu-Ray dan piringan hitam dengan varian warna hijau dan ungu yang menjadi ciri visual mereka. Bersamaan dengan perilisan album tersebut, mereka juga menghadirkan video sinematik untuk lagu “Stay Weird”.
Vokalis Lee Jennings menyebut lagu “Stay Weird” sebagai ungkapan cinta untuk para pendengar yang setia mendukung band ini sejak awal. Ia mengenang saat-saat ketika para penggemar, yang mereka sebut The Coffin Crew, menyanyikan lagu itu kembali kepada band di Atlanta saat acara “Suffocate City Town Hall Meeting”.
Bagi Jennings, malam itu mencerminkan nilai-nilai yang selalu mereka junjung, seperti individualitas, rasa memiliki, dan kebebasan untuk menjadi diri sendiri. Menurutnya, album live ini adalah cara untuk membagikan energi tersebut kepada pendengar di seluruh dunia.

Penampilan The Funeral Portrait di Live from Suffocate City
‘Live from Suffocate City’ mengajak penggemar masuk ke atmosfer penuh katarsis dari “Suffocate City Town Hall Meeting” yang direkam langsung dari konser mereka di The Masquerade, Atlanta, pada 2025. Rilisan Blu-Ray eksklusif ini mendokumentasikan penampilan The Funeral Portrait di hadapan lautan penggemar setia.
Sebelumnya, band ini telah memberi bocoran melalui perilisan ‘Dark Thoughts’ pada 22 Agustus. EP tersebut memuat empat trek, termasuk versi live, versi original, versi kolaborasi dengan Danny Worsnop dari Asking Alexandria, serta remix terbaru. Dua video pendukung, “Dark Thoughts (Beyond The Abyss Remix)” dan “Dark Thoughts (Live From Suffocate City)”, juga telah dirilis dan mendapatkan puluhan ribu penayangan.
Tahun 2026 diproyeksikan akan menjadi tahun tur besar berikutnya bagi The Funeral Portrait. Mereka akan menggelar dua pertunjukan spesial di Atlanta pada 16 dan 17 Januari bertajuk “Suffocate City Town Hall Meeting”, sebelum melanjutkan tur “Alienation” bersama Three Days Grace dan I Prevail mulai 21 Februari di Fort Wayne, Indiana. Tiket untuk seluruh rangkaian pertunjukan dapat dibeli melalui situs resmi band.
Support Gigsplay Dengan Saweria