International
The Rasmus Lepas Album Ke-11 “WEIRDO” Dengan Semangat Inklusif
Hampir satu tahun setelah memperkenalkan single “Rest In Pieces” pada Oktober 2024, band rock asal Finlandia, The Rasmus, akhirnya resmi melepas album studio ke-11 mereka bertajuk ‘WEIRDO’. Album ini menjadi fase baru dalam perjalanan panjang band yang telah aktif sejak pertengahan 90-an, sekaligus rilisan perdana mereka bersama Better Noise Music dan Playground Music.
Sejak awal, The Rasmus dikenal konsisten dengan karakter gelap yang berpadu dengan melodi pop yang kuat. Formula itu kembali terasa di WEIRDO, namun kali ini dengan pendekatan yang lebih reflektif sekaligus afirmatif. Album ini dirancang sebagai perayaan bagi mereka yang merasa berada di luar arus utama, mereka yang kerap diberi label aneh, berbeda, atau tidak sesuai standar.
Vokalis Lauri Ylönen menegaskan bahwa semangat tersebut bukan hal baru bagi The Rasmus. Sejak band ini terbentuk pada 1996, pesan tentang keberanian menjadi diri sendiri selalu menjadi benang merah karya mereka.
Lauri mengenang bagaimana dirinya pernah dipandang sebagai sosok aneh, tidak cocok, bahkan dianggap freak. Pengalaman itu sempat menyakitkan, namun justru menjadi sumber kekuatan yang membentuk identitas The Rasmus hingga hari ini. Baginya, para “weirdo” memiliki potensi untuk mengubah masa depan dengan caranya masing-masing.

Lagu utama “Weirdo” menjadi representasi paling gamblang dari gagasan tersebut. The Rasmus merilis video musik untuk track ini dengan menggandeng Lee Jennings, vokalis band The Funeral Portrait. Kolaborasi ini memberi warna tambahan pada lagu yang sejak awal diarahkan sebagai anthem bagi para outcast.
Jennings menyebut keterlibatannya sebagai mimpi yang terwujud, sekaligus bentuk solidaritas lintas generasi dan skena. Ia juga menyatakan kesiapan untuk membawa pesan lagu ini ke jalanan Eropa bersama The Rasmus pada tur mendatang.
Selain “Weirdo”, album ini memuat sejumlah single yang sebelumnya telah lebih dulu dikenal pendengar, seperti “Love Is A Bitch”, “Break These Chains”, “Creatures of Chaos”, dan “Rest In Pieces”. Secara produksi, WEIRDO melibatkan nama-nama besar di balik layar.
Sebagian besar materi ditulis bersama Desmond Child, produser dan penulis lagu legendaris yang pernah bekerja dengan Bon Jovi dan Aerosmith, serta Marti Fredriksen yang dikenal lewat kolaborasinya dengan Ozzy Osbourne dan Black Veil Brides. Proses rekaman berlangsung di beberapa lokasi: Nashville, Finlandia, dan London.
Bersamaan dengan perilisan WEIRDO, The Rasmus juga mengumumkan kelanjutan tur dunia bertajuk “Weirdo Tour” yang berlangsung sepanjang 2025. Rangkaian tur ini mencakup wilayah Eropa, Timur Tengah, hingga Meksiko, sebelum berlanjut ke Australia pada awal 2026. Album ‘WEIRDO’ beserta merchandise eksklusif kini sudah tersedia di seluruh platform musik digital dan toko resmi band.
Support Gigsplay Dengan Saweria
