International
Usai Rehat Panjang, The Cribs Siap Rilis Album “Selling A Vibe” Awal 2026
Setelah lebih dari lima tahun tidak merilis karya baru, The Cribs akhirnya kembali dengan pengumuman album teranyar yang diberi judul ‘Selling A Vibe’. Album ini dijadwalkan rilis pada 9 Januari 2026.
Bersamaan dengan kabar tersebut, trio bersaudara asal Inggris itu juga melepas single berjudul “Summer Seizures“. Lagu ini punya arti khusus bagi mereka karena menjadi track pertama yang ditulis untuk album tersebut sekaligus menjadi titik awal yang membentuk arah keseluruhan materi.
Gitaris sekaligus vokalis Ryan Jarman menjelaskan bahwa “Summer Seizures” lahir dari momen personal yang sederhana.
“Waktu itu saya sedang di dapur apartemen di New York suatu pagi dan bisa merasakan musim panas mulai datang. Saya pernah mengalami musim panas terbaik dalam hidup saya di kota ini, tapi beberapa tahun kemudian justru mengalami masa paling sulit. Jadi saat bisa merasakannya kembali, saya seperti sedang menandai waktu, melihat posisi saya sekarang, dan mencoba mengikat semuanya jadi satu. Lagu ini bercerita tentang cinta, tragedi, dan bagaimana belajar berdamai dengan diri sendiri, semuanya dalam latar musim panas di New York,” ujarnya.
Proses terbentuknya “Selling A Vibe” tidak datang begitu saja. The Cribs, yang beranggotakan tiga bersaudara Jarman, sempat merasa kelelahan akibat siklus padat tur dan rekaman. Apalagi mereka hidup di tiga zona waktu berbeda, membuat jarak kian terasa.
Pada akhirnya, mereka memutuskan untuk melewati satu musim panas bersama tanpa agenda musik apa pun. Tujuannya sederhana: memperbaiki hubungan sebagai keluarga. Dari situ, muncul fondasi yang jujur dan apa adanya untuk membangun album baru, yang untuk pertama kalinya secara terbuka mengeksplorasi dinamika personal di antara mereka bertiga.
Pendekatan yang emosional dan penuh keterusterangan ini sebenarnya bukan hal asing bagi The Cribs. Sejak awal, identitas band ini memang ditandai oleh kecintaan pada melodi pop, dan sikap skeptis terhadap dunia yang sering lebih mementingkan gaya ketimbang isi.
Judul ‘Selling A Vibe’ dipilih sebagai cerminan langsung dari sikap tersebut, sekaligus menjadi pernyataan bahwa mereka berusaha menangkap sebuah momen spesifik dalam perjalanan hidup dan kariernya. Album ini ditata rapi, tetapi tetap menyisakan ruang bagi spontanitas dan emosi yang meledak dari pengalaman personal.

