Upcoming Event
Jelajah Masa Dimulai
Setelah merilis album debutnya yang bertajuk ‘Maafkan Aku Tak Bijaksana’, musisi dan produser independen asal Jambi, Santo Nash, bersiap menyambangi lima kota di Pulau Jawa lewat tur bertajuk “Jelajah Masa”. Tur ini dijadwalkan berlangsung akhir Juli 2025, dengan rute yang meliputi Jakarta, Bandung, Purworejo, Yogyakarta, dan Solo.
Selain sebagai promosi album, “Jelajah Masa” dirancang sebagai perjalanan musikal yang mengajak pendengar untuk masuk ke dalam ruang-ruang kenangan, penyesalan, dan proses pendewasaan yang menjadi inti dari karya Santo. Lewat lagu-lagu yang tertuang dalam albumnya, ia ingin membuka percakapan soal menerima masa lalu dan keberanian untuk terus berjalan ke depan.
“Tur ini adalah ajakan untuk berdamai dengan apa yang sudah terjadi, menerima hal-hal yang tak bisa kita ubah, dan merayakan keberanian untuk tumbuh,” kata Santo, menegaskan bahwa “Jelajah Masa” bukan cuma soal panggung dan musik, tapi juga ruang perenungan.
Selama tur berlangsung, penonton tak hanya akan disuguhkan materi dari ‘Maafkan Aku Tak Bijaksana’, tetapi juga aransemen khusus dan elemen visual yang dirancang untuk memperkuat suasana. Setiap kota menjadi ruang temu yang menghadirkan pengalaman berbeda, namun tetap menyisakan keintiman antara musisi dan penonton. Di sinilah Santo membangun koneksi, bukan hanya antar kota yang ia singgahi, tapi juga antar individu yang datang membawa cerita masing-masing.
Bagi para pendengar yang berada di kawasan Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan, salah satu perhentian awal tur ini akan berlangsung di Earhouse, Pamulang, pada Kamis, 24 Juli 2025 mulai pukul 20.00 WIB. Penampilan ini diprediksi menjadi salah satu momen paling hangat dan personal dalam rangkaian “Jelajah Masa”.
Dengan nada yang reflektif dan pendekatan yang penuh kepekaan, Santo Nash tampaknya tak sekadar ingin tampil, tapi juga hadir: menyapa, mendengar, dan berbagi ruang.
