Connect with us

Gig Review

Bandung Music Festival 2015: Semangat Edukasi Musik Berkualitas

Published

on

Bandung seakan tak pernah berhenti mewadahi hasrat bermusik pada musisi. Sepekan setelah Lebaran, kota ini kembali menyemarakkan ranah musik lewat gelaran Bandung Music Festival (BMF) 2015 yang dihelat di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Jalan Tamansari Bandung, Minggu, (2/8/2015). Beberapa nama besar didaulat sebagai pengisi acaranya yakni Kahitna, Endah N Rhesa, The S.I.G.I.T, Payung Teduh, Gugun Blues Shelter, Yura, Dekat, dan Closehead.

Dibuka dengan menghentak oleh Closehead dan disusul Gugun Blues Shelter, helatan ini menawarkan kesegaran bagi para penonton yang telah memenuhi area acara sejak siang hari. Lagu-lagu seperti “Fire Underwater” dan “Love Your Life” merobek suasana. Duel melodi dari Gugun dan bass Fajar membuat atmosfer blues yang kental menjadi hidangan musikal sore yang menakjubkan.

Berikutnya dalam jeda yang tak terlampau lama, penonton seakan masih enggan beranjak dari barisan depan panggung. Mereka seakan telah siap di tempat untuk menyambut kehadiran The S.I.G.I.T. Panggung yang gelap mendadak gemerlap saat Rekti datang menghadang dengan meneriakkan “Detourn”. Berbekal selusin amunisi seperti “Soul Sister”, “Black Summer”, “Let The Right One In”, “Gate of 15th”, “Clove Dooper”, hingga “Tired eyes”, puluhan Insurgent Army seakan terbius dengan idolanya. Track “Black Amplifier” menjadi penutup sempurna dari keseluruhan penampilan selama satu jam tersebut.

Selanjutnya ada warna keresahan yang membuncah dari musk Dekat. Kehadiran Tata dan Kamga dalam format trio itu memang mengingatkan dengan Tangga, namun kali ini mereka sanggup keluar dari citra tersebut dan muncul dengan tawaran baru. Atraktif dan komunikatif menjadi kunci mereka untuk merebut perhatian. Solois Yura menjadi penampil yang meneruskan estafet dari Dekat. Aksi mantan pianis band Sarasvati ini sepertinya telah ditunggu oleh penonton. Lagu “Balada Sirkus”, “Berawal dari Tatap, dan “Cinta dan Rahasia” sukses mengunci perhatian dengan iringan sing along sepanjang penampilan.

Stage act yang menarik dengan kehadiran beberapa gimmick seperti dancer berkostum hantu dan badut menjadi nilai tambah pada pertunjukan Yura. Sepertinya ia tahu bagaimana memainkan emosi penonton dari ceria, syahdu, kemudian ceria kembali. Wanita alumnus salah satu ajang pencarian bakat ini juga meng-cover “One Last Time” milik Ariana Grande, “Thriller”-nya Michael Jackson, dan “Love Me Like You Do” punya Ellie Goulding dengan warna yang sangat berbeda dari jazzy hingga danceable.

Tiga performaer berikutnya menambah keseruan malam itu. Tampaknya penonton telah menyiapkan energi begitu besar hinggal malam hendak berganti hari. Rentetan aroma jazz dan keroncong yang berpadu dalam nafas Payung Teduh kemudian disambung apik dengan kehadiran duet pasutri Endah N Rhesa. Nada-nada manis nan puitis menambah suasana hangat di Sabuga lewat kehadiran mereka. Romantisme yang terbentuk itu semakin sempurna ketika beberapa lagu seperti “Andai ia Tahu” dan “Mantan Terindah” terlantun dari Kahitna.

“Konsep global dari BMF 2015 adalah acara musik dengan komposisi terbesar dari band indie dan bertujuan menggairahkan lagi permusikan di Bandung. Pemilihan pengisi acaranya mayoritas untuk mewakili setiap genre musik dan menjadi local heroes dari setiap daerah. Kami juga undang Gugun Blues Shelter dan The S.I.G.I.T yang membawa nama Indonesia secara internasional,” ujar Omen dari ThinkFirst selaku promotor BMF 2015.

Lelaki berkacamata ini pun menambahkan, pihaknya akan mengusahakan gelaran ini menjadi reguler setiap tahun dengan turut serta mengundang musisi internasionalpada helatan berikutnya. Adanya kolaborasi dengan School of Joy pun dimaksudkan untuk mengedukasi kawula muda mengenai semangat berkarya dalam bermusik yang berkualitas tinggi. ***

Teks: Hanifa Paramitha Siswanti
Foto: Rizky Subardy

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *