International

Fake Dad Mengubah Lantai Dansa Menjadi Mosh Pit Di Single “Third Degree”

Diterbitkan

pada

Fake Dad

Fake Dad kembali melempar ledakan baru lewat single “Third Degree”, sebuah trek yang menunjukkan bagaimana duo asal Los Angeles ini semakin berani merobohkan batas antara electropop, musik klub, dan agresi punk yang mentah. Lagu ini muncul di tengah jadwal panggung mereka yang padat, setelah tampil sebagai pembuka untuk Wallice dan Strawberry Fuzz, serta menjelang konser utama mereka di The Echo, Los Angeles, pada bulan Juli mendatang.

“Third Degree” terdengar seperti tabrakan antara dentuman klub era 2000-an dengan energi Riot Grrrl yang kasar dan penuh kegelisahan. Fake Dad membangun lagu ini langsung dari pengalaman mereka di atas panggung, mengutak-atik struktur dan tensinya selama tur berlangsung hingga akhirnya berkembang menjadi salah satu lagu yang paling sering ditunggu penonton sebelum resmi dirilis.

Secara musikal, duo ini terdengar semakin berani memainkan dua dunia yang selama ini jarang benar-benar dipertemukan. Synth elektronik yang padat, beat yang menghantam tanpa ampun, dan gitar kotor berpadu seperti suara pesta yang berubah menjadi kerusuhan kecil di lantai dansa. Ada nuansa digital yang dingin, tetapi di saat yang sama, lagu ini tetap menyimpan amarah dan energi spontan khas punk DIY.

Fake Dad tampaknya sengaja memperlakukan lantai klub dan mosh pit sebagai dua ruang yang sebenarnya memiliki denyut yang sama: penuh pelarian, kekacauan, dan luapan emosi yang sulit dikendalikan. “Third Degree” bergerak cepat tanpa memberi banyak ruang untuk bernapas. Lagu ini terasa tegang dari awal hingga akhir, seperti seseorang yang berusaha mempertahankan citra kuatnya sambil perlahan kehilangan kendali.

Duo Fake dad

Fake Dad (credit: onestowatch)

Di balik ledakan musiknya, “Third Degree” justru memperlihatkan sisi emosional Fake Dad yang terasa lebih terbuka dibanding karya-karya mereka sebelumnya. Karakter utama dalam lagu ini digambarkan sebagai sosok keras kepala antiotoritas yang terus menuntut pengakuan dan rasa hormat. Tapi ketika memasuki bagian chorus, semua topeng itu runtuh menjadi permintaan putus asa untuk diperhatikan dan dicintai.

Energi “Third Degree” tampaknya tidak akan berhenti di versi rekamannya saja. Fake Dad sudah menyiapkan serangkaian penampilan musim panas yang diprediksi bakal sama brutalnya dengan lagu ini. Pada 27 Juni mereka dijadwalkan tampil di Santa Monica Pier 360 Fest sebelum menggelar konser utama di The Echo, Los Angeles, pada 23 Juli dalam acara Rocknite bersama Fime dan Forest.

Untuk memanaskan suasana menjelang konser tersebut, Fake Dad juga mulai memberikan bocoran tentang serangkaian pertunjukan dadakan di berbagai sudut Los Angeles. Mereka berencana membawa energi kacau mereka langsung ke jalanan kota melalui penampilan pop-up tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Di single baru “Third Degree”, Fake Dad terdengar semakin percaya diri dalam menjalani jalur mereka sendiri. Musik elektronik mereka kini terasa lebih kasar, lebih penuh distorsi, dan lebih siap menghantam wajah pendengarnya tanpa basa-basi.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *