International

Dark Divine Rayakan Kegelapan Lewat Album Kedua “Undead Melody”

Diterbitkan

pada

Dark Divine

Unit metalcore horor asal Orlando, Dark Divine, resmi melepas album penuh kedua mereka bertajuk ‘Undead Melody‘ melalui Thriller Records. Album yang dirilis pada 29 Mei ini hadir sebagai langkah lanjutan dari identitas musikal yang selama beberapa tahun terakhir berhasil mengangkat nama Dark Divine sebagai salah satu kelompok yang paling menonjol di wilayah metalcore modern yang memadukan atmosfer gelap, estetika horor, dan melodi yang kuat.

Sebagai bagian dari peluncuran album, Dark Divine juga memperkenalkan lagu utama “Undead Melody” sebagai fokus promosi, dilengkapi dengan visualizer baru yang menambah nuansa sinematik yang menjadi ciri khas dunia kreatif mereka.

Melalui ‘Undead Melody’, Dark Divine mengeksplorasi berbagai hubungan rumit yang dijalani manusia, baik dengan orang lain maupun dengan lingkungan sekitar. Di tangan Dark Divine, kegelapan bukanlah sesuatu yang harus dihindari, melainkan ruang bersama yang bisa dirayakan.

Dark Divine Band

Vokalis Anthony Martinez mengungkapkan bahwa lagu “Undead Melody” awalnya tidak pernah dirancang sebagai lagu utama album. Tapi semuanya berubah ketika frasa “undead melody” muncul dalam proses penulisan.

Mereka menyadari bahwa frasa tersebut bisa merangkum tema keseluruhan album. Selama proses kreatif, banyak demo yang mereka buat dipenuhi dengan refleksi gelap tentang hubungan antarmanusia dan konflik dengan lingkungan. Meskipun mereka menyukai arah tersebut, mereka merasa album ini tidak seharusnya hanya dipenuhi suasana muram.

Karena itu, Dark Divine memilih membalik suasana yang ada dan memasukkan sisi menyenangkan dari estetika horor yang selama ini menjadi akar identitas mereka. Bagi mereka, budaya Halloween bukan hanya tentang kegelapan dan ketakutan, tetapi juga tentang kebersamaan, kegembiraan, dan perayaan. Semangat inilah yang mengalir ke dalam “Undead Melody”, lagu yang mereka sebut sebagai anthem untuk para penggemar.

Secara musikal, album ini menunjukkan kemampuan Dark Divine dalam menggabungkan dua sisi yang berbeda. Di satu sisi, ada ledakan riff dan energi metalcore yang brutal, sementara di sisi lain, melodi yang kuat dan atmosfer dramatis hadir. Kombinasi ini membuat album ini terdengar intens tanpa kehilangan sentuhan emosionalnya.

Dark Divine diperkuat oleh Anthony Martinez pada vokal, Robby Lynch pada gitar, Cory Scissorhands pada bass, dan Triston Blaize di belakang drum. Formasi ini telah dikenal selama beberapa tahun terakhir karena kemampuannya meramu ancaman dan keindahan dalam satu paket musik yang sulit diabaikan.

Di tengah gelombang metalcore modern yang semakin padat, Dark Divine terus memperluas semesta yang mereka ciptakan sendiri: gelap, megah, mengundang rasa penasaran, dan cukup kuat untuk terus menghantui lama setelah lagu terakhir berakhir.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *