New Tracks

SIRRDARI Hidupkan Lagi Gejolak Usia Muda Dalam “Masa Remaja”

Diterbitkan

pada

SIRRDARI pop folk

Duo modern pop folk asal Semarang, SIRRDARI, kembali meramaikan skena musik independen dengan single terbaru berjudul “Masa Remaja”. Setelah memulai debut lewat “Sepekan“, kali ini Alyssa (vokal) dan Bagas (gitar) merangkai sebuah karya yang terasa seperti surat cinta untuk kenangan yang tak bisa diulang, namun terlalu indah untuk dilupakan.

Dengan ciri khas aransemen sederhana, SIRRDARI memotret gejolak khas usia muda, rasa yang hadir untuk pertama kali, harapan yang tumbuh diam-diam, dan fragmen manis masa sekolah yang melekat di ingatan. “Kami ingin membuat lagu yang bisa bikin orang tersenyum haru. Lagu ini bukan sekadar nostalgia, tapi pengingat bahwa versi muda dari kita pernah begitu berani mencinta dan bermimpi,” ujar Bagas.

“Masa Remaja” dibungkus dalam melodi folk yang hangat, diperkuat suara Alyssa yang tenang namun membawa getaran emosional. Setiap baitnya seperti menelusuri lorong waktu, kembali ke titik di mana segalanya terasa besar dan penting: cinta pertama, persahabatan, dan cita-cita yang belum tergerus kenyataan.

Waktu take vokal lagu ini, aku banyak keinget masa-masa SMA. Rasanya semua hal begitu besar saat itu. Lagu ini seperti teman lama yang datang mengingatkan, ‘hei, kamu pernah sebegitu polos dan berani,’” kata Alyssa.

Sentuhan gitar akustik khas Bagas Prasetyo, atau yang akrab disapa Bajazzpe, menjadi penopang atmosfer lagu. Penggemar Fanny Soegi mungkin akan langsung mengenali petikan hangatnya, karena Bagas masih aktif sebagai gitaris band tersebut. Kehadirannya memberi dimensi familiar bagi mereka yang mengikuti kiprahnya, namun tetap segar dalam konteks karya SIRRDARI.

Duo SIRRDARI

Diproduksi secara mandiri, “Masa Remaja” juga menunjukkan keseriusan duo ini dalam menggarap musik dan membangun hubungan dengan pendengar. Mereka memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk membagikan teaser visual dan storytelling yang memperluas narasi lagu, sekaligus merangkul media musik independen dan komunitas folk lokal sebagai mitra promosi. Strategi ini terasa tepat sasaran, mengingat segmen pendengar muda yang mereka bidik adalah generasi yang akrab dengan format digital namun merindukan musik dengan kedalaman rasa.

Sebagai karya kedua, “Masa Remaja” memperkuat identitas SIRRDARI di kancah musik pop folk Indonesia. Lagu ini tidak hanya mengundang pendengar untuk mengingat masa lalu, tetapi juga memberi ruang untuk merenungkan bagaimana kenangan itu membentuk diri hari ini. Dalam atmosfer musik yang sering kali dipenuhi tren cepat lewat, SIRRDARI memilih jalur yang lebih intim dan personal, mengandalkan kekuatan cerita, melodi yang tulus, dan pesan yang membekas lama setelah lagu berakhir.

Dengan perjalanan yang masih panjang di depan, “Masa Remaja” menjadi penanda bahwa SIRRDARI bukan sekadar pendatang baru. Mereka adalah pengarsip rasa, pencatat kecil di buku kenangan yang mengajak kita membuka kembali halaman-halaman yang pernah membuat hati berdebar. Lagu ini bukan hanya untuk didengar, tapi untuk dirasakan, seperti foto lama yang warnanya mulai pudar namun emosinya tetap hidup.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *