New Tracks

Toean Gembira Perkenalkan Keroncong Bernuansa Muda Lewat “Hai Nona”

Profile photo ofstreamous

Diterbitkan

pada

Toean Gembira

Di tengah gempuran genre modern yang kian mendominasi industri musik, muncul satu nama baru yang berani melangkah dengan membawa semangat klasik: Toean Gembira.

Orkes keroncong asal Bandung ini baru saja merilis single perdana mereka berjudul “Hai Nona”, sebuah karya yang menghidupkan kembali pesona musik tradisional Indonesia dalam kemasan semangat generasi muda. Dirilis pada 7 November 2025, lagu ini menjadi perkenalan resmi Toean Gembira kepada publik sekaligus penegasan bahwa musik warisan budaya masih punya tempat di hati generasi sekarang.

Lewat “Hai Nona”, Toean Gembira mengajak pendengarnya bernostalgia, mengarungi suasana masa lampau yang hangat dan romantis. Lagu ini ditulis oleh sang vokalis, Rifani Syahru Romadlana, dan mengangkat kisah klasik tentang jarak dalam hubungan,  sebuah tema yang tetap relevan di era serba digital.

“Hai Nona” berkisah tentang sepasang kekasih yang berjuang melawan jarak dan rasa rindu. Dalam liriknya, tergambar perasaan cemas, curiga, hingga kerinduan yang menumpuk, sementara bujuk rayu sang lelaki menjadi penenang di tengah ketegangan hubungan jarak jauh.

Orkes Keroncong Toean Gembira

Secara musikal, Toean Gembira memadukan unsur cello, flute, dan violin dengan alat khas keroncong seperti cak dan cuk yang menghadirkan nuansa vintage yang terasa segar. Sentuhan gitar akustik dan ritme yang ringan memberi keseimbangan antara kesedihan lirik dan semangat untuk tetap menari di tengah perasaan yang berat. Mereka tak hanya menyuguhkan musik, tapi juga menghidupkan atmosfer, seperti undangan untuk berdansa sambil merenung.

Toean Gembira dibentuk pada 2022 dari Unit Minat Bakat Prodi Pendidikan Seni Musik UPI, bernama UMB Lapis Legit. Grup ini terdiri dari delapan anggota: Rifani Syahru Romadlana (vokal), Ade Jihanudin (cuk), Yafi Hadi Gumiwang (cak), Panca Raharja (cello), Hans Ricardo Pangaribuan (gitar), M. Indra Fadhillah (bass), Wildan Kurniawan (violin), dan Wildan Waliyudin (flute).

Dengan karya perdananya, Toean Gembira tak hanya ingin memperkenalkan diri, tetapi juga menegaskan bahwa keroncong bukan hanya nostalgia masa lalu. Musik ini, bagi mereka, adalah cara untuk kembali menyentuh sisi lembut kehidupan, merenungkan cinta dan waktu, sambil tetap tersenyum.

Seperti nama yang mereka pilih, Toean Gembira hadir untuk membawa keceriaan lewat nada-nada yang menenangkan, menghubungkan masa lalu dengan masa kini melalui suara yang tulus dan penuh jiwa.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
1 Komentar

1 Komentar

  1. adila

    11/11/2025 at 3:46 pm

    joss

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *