New Albums

Formasi Baru, Semangat Baru: Havinhell Rilis “POWERPUNK”

Profile photo ofArduino

Diterbitkan

pada

Havinhell

Lima belas tahun setelah merilis album perdana, Havinhell akhirnya kembali dengan album penuh kedua bertajuk “POWERPUNK” yang resmi meluncur pada 21 Januari 2026. Album ini sudah bisa dinikmati di berbagai platform digital dan menjadi bukti konsistensi band ini dalam mempertahankan semangat mereka di dunia musik independen.

Lewat “POWERPUNK”, Havinhell memperkenalkan formasi terbaru yang kini diisi oleh Ika Zidane pada vokal dan bass, Astarina Dian pada vokal dan gitar, serta Naomi Anna di posisi drum. Ketiganya membawa karakter kuat yang terinspirasi dari trio Powerpuff Girls.

Di sisi lain, gitar utama dipercayakan kepada Rangga Lazuardi yang dianalogikan sebagai sosok profesor dalam serial animasi tersebut. Formasi ini memberikan dinamika yang berbeda, baik dari segi musik maupun chemistry di atas panggung.

Judul “POWERPUNK” diambil dari salah satu lagu dalam album ini. Secara keseluruhan, terdapat 12 lagu yang memuat beragam cerita dan emosi. Tema besar yang diusung berkisar pada kekuatan, solidaritas, dan persahabatan, nilai-nilai yang juga identik dengan karakter Powerpuff Girls. Dari trek ke trek, Havinhell menyajikan energi punk yang lugas dengan lirik yang tetap menyimpan pesan yang personal.

Band Havinhell

Proses produksi album berlangsung selama kurang lebih satu tahun, mencakup tahap rekaman, mixing, hingga mastering dengan dukungan BMD Music. Salah satu lagu, “Kita”, sebelumnya pernah dirilis pada 2022 dan kini direkam ulang dengan formasi terkini untuk memberi sentuhan berbeda.

Selain itu, Havinhell turut melibatkan sejumlah musisi Yogyakarta dalam proyek ini. Rebellion Rose dan Topanmurdoxh hadir di lagu “Lucky 13 Rocks”, sementara KMNG dan Renosatt Serigala Malam berkolaborasi dalam “Obsidian”.

Nama Kery Astina juga tercatat sebagai penulis lagu “Teruntuk Kau Yang Berjuang” bersama Ika Zidane. Untuk aspek visual, mereka menggandeng Dicke Rock dalam pengerjaan artwork dan desain rilisan fisik yang sedang dipersiapkan.

Pada 12 Februari 2026, Havinhell menggelar konferensi pers di Big Stone Society, Yogyakarta. Acara tersebut didukung oleh Konspirasi Tuan Tanah, HavinPower, dan Kultura, serta dihadiri rekan media dan musisi lokal. Hujan sempat turun, tapi rangkaian acara tetap berlangsung lancar hingga selesai.

Band Havinhell Yogyakarta

Melalui album ini, Havinhell ingin menyampaikan pesan agar pendengar tetap bertahan dalam situasi apa pun. Mereka mengingatkan bahwa di balik masa sulit selalu ada keluarga dan sahabat yang mendukung dalam diam.

Havinhell juga mengajak pendengar melihat cinta dalam spektrum yang lebih luas, termasuk lewat alam dan kehidupan sehari-hari yang patut dijaga. Semangat itu sejalan dengan slogan Powerpuff Girls, “Saving the day before bedtime!

Ika Zidane menyatakan bahwa album ini lahir dari perjalanan panjang yang penuh liku, tapi justru menghasilkan banyak karya. Ia berharap kebersamaan para personel bisa terus terjaga dalam proses kreatif di masa depan.

Astarina Dian mengaku tak menyangka dapat berada dalam band dengan komposisi mayoritas perempuan yang memainkan musik keras hingga menghasilkan album penuh. Sementara Naomi Anna melihat Havinhell sebagai ruang belajar dan eksplorasi musikal yang memperkaya perspektifnya.

Dengan “POWERPUNK”, Havinhell mempertegas identitas mereka sebagai band yang memadukan energi punk dengan pesan solidaritas. Album ini adalah cerminan dari perjalanan panjang yang akhirnya menemukan bentuknya saat ini.

Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *