Connect with us

Featured

HURT ‘EM Merilis Album Perdana ‘Condolence’

Published

on

Datang dari Depok, HURT ‘EM adalah nafas segar dalam skena musik Hardcore Punk. Meramu riff-riff ala Hardcore Punk dengan blastbeats ala Grindcore namun tidak takut memasukkan unsur melankolis yang unik dan cenderung gelap dan tetap terasa agresif.

Bayangkan jika Nasum dan Converge dimasukkan ke dalam sebuah death match, hasilnya mungkin kurang lebih akan seperti Hurt’Em. “Kami ingin menulis musik yang agresif dan straight in your face, tapi kami juga ingin membuatnya terdengar melodius tanpa harus kehilangan sisi brutalnya.” jelas sang bassist, Epan.

Resmi terbentuk sejak Juni 2015, sebenarnya Epan [Deth Krokodil] dan gitaris Chuky [Slutguts & Beauty Killed The Beast] sudah mulai menulis lagu sejak bulan Maret tapi proyek musik ini belum memiliki nama. Drummer Deth Krokodil, Syarif, tidak bertahan lama dan segera digantikan oleh Oces, drummer band death metal Carnivored, dan dengan vokalis Adul [vokalis unit grindcore, Ancaman] formasi ini menyelesaikan rekaman yang kini menjadi album Condolence. Semua lirik ditulis oleh bassist Epan, dengan tema kehidupan sehari-hari dan juga tema sosial politik tapi dari kacamata personal.

hurtem-condolence-cover-finalSesi rekaman Condolence digarap dari Agustus hingga Oktober 2015, sementara proses mixing mengalami waktu yang tidak sebentar demi mencapai sound yang maksimal dan memuaskan.

Sayangnya, karena kegiatan dan domisili yang padat dan jauh, vokalis Adul mengundurkan diri sesudah rekaman selesai. Adul kini digantikan oleh vokalis eks band punk, Last Action Hero, Reza, sebagai anggota additional hingga saat ini.

Awal tahun ini , tepatnya 27 Januari 2017, HURT ‘EM merilis debut albumnya via label independen Lawless Jakarta Records, berisi 16 tracks brutal yang siap melibas telinga siapapun yang berada dalam jalur mereka. You have been warned!

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.