International
Joan As Police Woman Rilis “Eternal Flame”, Tafsir Ulang Album Debut Setelah 20 Tahun
Musisi asal New York, Joan As Police Woman, kembali menghadirkan interpretasi baru melalui rilisan “Eternal Flame”, yang kini menjadi bagian dari proyek album terbarunya berjudul ‘Real Life Evolution‘. Album ini menyajikan rekaman ulang dan aransemen baru dari materi di album debutnya ‘Real Life’, yang pertama kali dirilis dua dekade lalu.
Versi terbaru ini dijadwalkan rilis pada 12 Juni 2026 melalui Reveal Records, dan akan tersedia dalam format CD, digital, serta piringan hitam edisi terbatas berwarna merah marmer.
Perilisan ini bertepatan dengan 20 tahun sejak debut ‘Real Life’, sebuah karya yang terus hidup di atas panggung melalui berbagai pertunjukan. Kini, Joan Wasser kembali menggarap ulang seluruh materi dalam album tersebut dengan melibatkan sejumlah kolaborator, termasuk Iggy Pop dan Krystle Warren.
Proses ini juga melibatkan musisi seperti Will Graefe, Jeremy Gustin, Tony Scherr, Parker Kindred, dan Thomas Bartlett, yang turut memberikan warna pada hasil akhir rekaman.

“Eternal Flame” menjadi salah satu sorotan dalam proyek ini. Lagu ini berkembang dari ide awal yang telah ada sejak hampir satu dekade lalu, sebelum akhirnya menemukan bentuk yang lebih utuh melalui eksplorasi bersama di atas panggung.
Joan menjelaskan bahwa komposisi ini berawal dari kerangka ritmis yang dibuat oleh Parker Kindred, lalu berkembang ketika Will Graefe menambahkan bagian gitar akustik yang lebih hangat. Bersama Jeremy Gustin, ketiganya sering memainkan lagu ini dalam berbagai tur hingga akhirnya direkam ulang dalam versi terbaru.
Secara tematik, “Eternal Flame” terinspirasi dari refleksi pribadi tentang keterbatasan manusia dalam memenuhi ekspektasi, baik terhadap orang lain maupun terhadap diri sendiri. Awalnya ditulis dengan nuansa gospel, lagu ini perlahan berkembang menjadi pengingat untuk tidak memaksakan diri menjadi “segala hal” bagi siapa pun.
Narasi tersebut terasa semakin relevan seiring berjalannya waktu yang turut memengaruhi cara pandang Joan terhadap hubungan dan identitas.
Dalam beberapa bulan terakhir, Joan telah meluncurkan beberapa rilisan baru dari proyeknya, seperti versi terbaru dari “Flushed Chest” dan “The Ride”, serta video untuk lagu “Anyone”.
“Eternal Flame” merupakan bagian dari seri visual “The Real Life Anniversary Sessions”, yang direkam di The Owl Music Parlor di Brooklyn, dengan dokumentasi visual oleh Ehud Lazin. Sementara versi album direkam di Hayyam Studios di Istanbul, di bawah arahan Ceylan Akcar dan Sinan Sakizli.
Sejak memulai proyek Joan As Police Woman pada tahun 2004, Joan Wasser dikenal sebagai sosok yang sulit untuk dikategorikan dalam satu genre. Ia menggabungkan elemen soul, art pop, dan indie dalam karyanya, serta telah merilis lebih dari sepuluh album orisinal, ditambah beberapa proyek cover dan kompilasi. Selain karya solonya, ia juga aktif berkolaborasi dengan berbagai musisi dari berbagai generasi, mulai dari Lou Reed hingga Damon Albarn.
“Eternal Flame” kini sudah tersedia di berbagai platform streaming sejak 28 April. Sementara itu, album ‘Real Life Evolution’ sudah bisa dipesan lebih awal dan akan resmi dirilis pada 12 Juni 2026.
Menjelang akhir tahun, Joan dijadwalkan untuk melakukan tur perayaan 20 tahun ‘Real Life’ di Inggris dan beberapa negara Eropa, dengan format trio yang akan membawakan lagu-lagu pilihan dari katalog panjangnya, termasuk beberapa materi lama yang telah diolah ulang untuk panggung dengan warna musikal yang berbeda.


