International

Sleeping With Sirens Rilis “Forever/Always”, Nuansa Kelam Dan Tanpa Kompromi

Diterbitkan

pada

Sleeping With Sirens
Sleeping With Sirens (credit: Travis Sinn)

Band rock alternatif asal Amerika, Sleeping With Sirens, kembali memperkenalkan materi terbaru mereka lewat single “Forever/Always”, lengkap dengan video musik yang memiliki nuansa performatif. Lagu ini merupakan bagian dari album kedelapan mereka, ‘An Ending In Itself’, yang dijadwalkan rilis pada 12 Juni 2026 melalui Rise Records.

Diproduseri oleh Will Yip, yang dikenal melalui karyanya bersama Turnstile dan Circa Survive, rilisan terbaru ini membawa band kembali pada energi awal mereka, tapi dengan pendekatan yang lebih matang. “Forever/Always” hadir sebagai potret emosional yang langsung menghantam, baik dari sesi lirik maupun visual.

Video musiknya mengusung konsep yang sederhana. Dengan fokus pada penampilan band secara langsung, visual ini mengambil latar hutan di awal musim semi. Lanskap yang tampak tenang justru memberikan ruang bagi nuansa yang lebih gelap dan reflektif.

Tone warna yang kontras tinggi mengingatkan pada estetika video alternatif dan metal dari pertengahan 2000-an, tetapi tetap terasa relevan dengan sentuhan produksi modern. Tidak ada narasi yang rumit, yang ditampilkan adalah interaksi antara musik, ruang, dan atmosfer, menciptakan kesan seperti fragmen ingatan yang terus berulang.

Pendekatan ini memperkuat karakter lagu yang berasal dari rasa syukur dan kedekatan personal. Vokalis Kellin Quinn menyebut “Forever/Always” sebagai bentuk apresiasi terhadap orang-orang yang hadir dalam hidupnya, baik di masa-masa sulit maupun bahagia. Tema ini diterjemahkan melalui vokal yang emosional, dengan dinamika yang bergerak dari intim menuju klimaks yang lebih luas tanpa kehilangan kontrol.

Sleeping With Sirens Band

Secara musikal, lagu ini tetap mempertahankan identitas khas Sleeping With Sirens: perpaduan antara melodi yang megah, ketegangan emosional, dan struktur yang mudah diikuti. Tapi ada penekanan pada ruang dan atmosfer, memberikan napas yang lebih panjang dibandingkan beberapa rilisan mereka sebelumnya. Elemen gitar yang mengalir dan ritme yang stabil menjadi fondasi bagi vokal Quinn yang tetap menjadi sorotan utama.

“Forever/Always” juga memberikan gambaran awal tentang arah album ‘An Ending In Itself’. Proyek ini dianggap sebagai kelanjutan dari eksplorasi emosional yang telah mereka bangun sejak ‘How It Feels to Be Lost’ dan ‘Complete Collapse’. Jika dua rilisan tersebut banyak membahas tentang perjuangan pribadi, materi terbaru ini terdengar lebih reflektif, berusaha merangkum perjalanan panjang mereka sekaligus melihat ke depan.

Sebelumnya, band ini telah lebih dulu merilis single “An Ending In Itself” yang mendapat respons positif dari media seperti Rock Sound dan Kerrang!. Lagu tersebut mengangkat tema tentang bertahan di tengah kesulitan, sementara “Forever/Always” terasa lebih hangat, berfokus pada hubungan dan dukungan antarindividu.

Dengan perjalanan lebih dari 15 tahun, tujuh album studio, serta ribuan penampilan live, Sleeping With Sirens tetap menjaga koneksi yang kuat dengan pendengarnya. Formasi saat ini yang terdiri dari Kellin Quinn, Nick Martin, Justin Hills, Matty Best, serta tambahan gitaris Tony Pizzuti, terus mengembangkan karakter musik mereka tanpa meninggalkan identitas yang telah dibangun sejak awal.

YouTube Video
Support Gigsplay Dengan Saweria

🙏 Terima Kasih Atas Dukungan Anda!

Dukungan Anda sangat penting dan membantu Gigsplay untuk mendukung musisi independen Indonesia.

✅ KLIK UNTUK DONASI
Pilihan mode pembayaran
Pilihan metode pembayaran
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *