New Albums
SMARAI Rilis Album “Semai”, Perkenalkan “Optimis” Sebagai Single Kedua
Grup musik SMARAI bergerak cepat setelah memperkenalkan diri lewat single “Ajari Aku” pada Oktober 2025. Tanpa menunggu lama, mereka kini merilis album penuh berjudul “Semai” yang terdiri dari sembilan lagu dan sudah bisa dinikmati di berbagai platform streaming digital sejak 2 Mei 2026. Rilisan ini menunjukkan bagaimana band tersebut langsung melangkah jauh sejak awal kemunculannya.
Album “Semai” mencerminkan perjalanan yang mereka jalani baik sebagai individu maupun sebagai kelompok. Di dalamnya terdapat tema tentang menanam harapan, merawat luka, dan menjaga keberanian untuk terus melanjutkan hidup. Judul “Semai” merujuk pada tahap awal pertumbuhan, di mana sesuatu mulai dibangun dengan kesadaran penuh. Setiap lagu dalam album ini terasa seperti potongan perjalanan hidup, berisi pelajaran, penerimaan, dan dorongan untuk tetap optimis.
Bagi SMARAI, nama mereka dan album ini saling terkait. Kata “semarai” yang menjadi dasar penamaan band mengandung makna tumbuh dan berkembang, sementara “Semai” dipahami sebagai langkah awal untuk memulai proses tersebut.
“Setelah kami merilis single ‘Ajari Aku’, kami melanjutkan perjalanan ini lewat album ‘Semai’ untuk membuka pintu kami lebih lebar, memperkenalkan diri secara utuh, sekaligus menunjukkan bahwa kami serius sejak awal terbentuk,” ujar Dhedot atau Dedy Riyono.
Dari sembilan lagu yang disajikan, “Optimis” dipilih sebagai single lanjutan. Lagu ini ditempatkan di urutan terakhir dalam album, tapi justru memiliki peran penting sebagai penutup yang merangkum keseluruhan emosi yang dibangun sejak awal.
Ditulis oleh Agib Tanjung, “Optimis” hadir dengan struktur yang berkembang perlahan. Lagu ini dibuka dengan nuansa reflektif, kemudian bergerak menuju bagian yang lebih emosional hingga mencapai puncak yang terasa mengangkat.
Secara tematik, lagu “Optimis” menggambarkan momen yang mungkin dialami banyak orang ketika menghadapi situasi sulit, berhadapan dengan kegagalan, dan belajar untuk tetap bertahan. “Lagu ini adalah lagu untuk kita semua, tentang bertahan tanpa menyangkal luka. Ia tidak menutup mata terhadap kesedihan atau kegagalan, tetapi tentang keberanian untuk tetap berdiri dan melangkah,” kata Agib Tanjung.
Ia juga menekankan bahwa sejak awal, lirik lagu ini tidak terfokus pada satu tema tertentu seperti percintaan. Sebaliknya, lagu ini membuka ruang untuk berbagai pengalaman, mulai dari masalah pribadi, keluarga, karier, hingga tekanan sosial yang memengaruhi kondisi mental
“Kami sepakat memilih ‘Optimis’ karena temanya selalu relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kami berharap lagu ini bisa memberi semangat bahwa hidup memang tidak selalu berjalan baik, tetapi kita tetap perlu menjaga sikap optimis,” ujarnya.
Proses produksi album ini berlangsung di Satrio Piningit Studio, dengan Abraham Mico dari Pleasure Seekers sebagai sound engineer untuk perekaman instrumen. Sedangkan tahap mixing dan mastering seluruh lagu ditangani oleh Sasi Kirono, yang memberikan sentuhan akhir agar keseluruhan materi terdengar rapi dan konsisten.
SMARAI terbentuk pada pertengahan 2023, diisi oleh para personel dengan latar belakang yang beragam. Dhedot masih aktif sebagai drummer bersama Letto, sementara Agib Tanjung dikenal sebagai jurnalis sekaligus session player. Bagoes Kresnawan berkiprah sebagai sutradara film dan pendiri GAS.ID, Aza Ardito aktif sebagai session player, dan Sasi Kirono merupakan produser musik yang terlibat dalam berbagai proyek, termasuk dengan Putri Ariani.
Dengan album “Semai”, SMARAI menunjukkan arah yang jelas tentang bagaimana mereka ingin dikenal. Album ini terasa sebagai pernyataan awal yang utuh, bukan hanya soal musik, tetapi juga tentang cara mereka memandang perjalanan hidup dan proses yang menyertainya.
Support Gigsplay Dengan Saweria

