Music News
Wajah Baru M Bloc Space Tunjukkan Masa Depan Ekosistem Kreatif Jakarta
Setelah enam tahun menjadi pionir kawasan kreatif dan ruang publik berbasis komunitas di Jakarta, M Bloc Space resmi memperkenalkan wajah barunya lewat acara Grand Launching “New Face of M Bloc Space” yang digelar di M Bloc Live House, Blok M, Jakarta Selatan. Acara ini menjadi langkah baru dalam perjalanan M Bloc Space yang sejak awal berdiri pada 2019 konsisten mendorong kehidupan budaya, musik, dan kreativitas urban di kawasan Blok M.
Tema “Semua Kembali ke Blok M” kembali diangkat sebagai pengingat akar semangat M Bloc, mendorong Blok M sebagai ruang hidup bagi generasi muda untuk berkreasi dan berinteraksi. Sejak awal 2025, kawasan ini telah menjalani renovasi besar-besaran yang memperbarui tampilan fisik sekaligus memperkuat pengalaman pengunjung.
Area lobi utama kini tampil lebih luas dan ramah bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Mushola dan toilet umum baru juga dibangun di area belakang, sementara deretan ruko dan tenant yang sudah ada mendapatkan peremajaan di bagian atap dan fasad untuk tampilan yang lebih segar dan terintegrasi.
Perombakan besar juga dilakukan di M Bloc Live House dan Creative Hall, kini bernama Melting Pop, dengan peningkatan kualitas akustik, pencahayaan, dan kenyamanan untuk mendukung konser serta kegiatan komunitas. Area pedestrian sisi selatan dan utara kini dilengkapi kanopi hingga ke belakang, menghadirkan suasana publik yang lebih teduh dan inklusif.
“M Bloc Space lahir dari visi besar almarhum Bung Glenn Fredly bersama para co-founder untuk menghadirkan ruang kolaboratif bagi musik, brand lokal, dan komunitas kreatif,” ujar Ahmad Romero Comacho, CEO M Bloc Space.
“Dengan dukungan penuh PERURI, kawasan ini tumbuh sebagai simbol bahwa kreativitas dapat menjadi kekuatan ekonomi dan sosial yang menghidupkan kota. Fokus kami adalah melanjutkan dan memperkuat gerakan ini agar dampaknya bisa diwariskan ke generasi berikutnya.”
Sebagai pemilik lahan, PERURI memegang peran penting dalam kelangsungan M Bloc Space. Direktur Utama PERURI, Dwina Septiani Wijaya, menilai kolaborasi ini menjadi contoh sukses sinergi antara BUMN dan sektor kreatif.
“Aset PERURI yang dulunya tidak produktif kini menjadi ruang bagi kreativitas dan inovasi anak muda. Kami akan terus mendukung langkah M Bloc Space memperkuat Blok M sebagai ekosistem kreatif berkelas dunia,” ujarnya.
Momentum peluncuran ini juga menandai kerja sama strategis antara M Bloc Space dan Telkomsel lewat naming rights “M Bloc Space Simpati 5G”. Kolaborasi ini membawa identitas baru yang menonjolkan konektivitas, kecepatan, dan inovasi digital. Melalui kemitraan ini, M Bloc Space Simpati 5G akan menjadi ruang eksperimen gaya hidup 5G, membuka peluang baru bagi kolaborasi lintas bidang dari musik hingga teknologi imersif.
Telkomsel, yang kini mengoperasikan lebih dari 3.000 BTS 5G di 56 kota di Indonesia, melihat kemitraan ini sebagai langkah strategis. “Kolaborasi ini bukan hanya kerja sama branding,” ujar Emir Gema Surya, Vice President Brand and Marketing Communication Telkomsel. “Kami ingin menghadirkan konektivitas 5G Telkomsel sebagai enabler utama bagi industri kreatif digital Indonesia.”
Pandangan serupa disampaikan oleh Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, yang menyebut kolaborasi ini sebagai bentuk nyata sinergi antara pelaku kreatif, BUMN, dan industri digital. “Inovasi seperti ini memperlihatkan bagaimana ekonomi kreatif dan teknologi digital bisa berjalan beriringan, memperkuat daya saing menuju visi Indonesia Emas 2045,” katanya.
Sebagai bagian dari peluncuran wajah baru ini, M Bloc Design Week (MBDW) 2025 juga resmi diumumkan. Gelaran keempat festival desain tahunan ini mengusung tema “Daur Rupa” yang menyoroti desain berkelanjutan dan penggunaan material daur ulang.
Diselenggarakan pada 31 Oktober hingga 9 November 2025, MBDW 2025 tidak hanya berlangsung di Jakarta, tapi juga di beberapa kota lain seperti Medan, Yogyakarta, Surakarta, Surabaya, dan Bali.
“Melalui tema Daur Rupa, kami ingin mengajak pelaku kreatif untuk melihat kembali hubungan antara bentuk, fungsi, dan keberlanjutan,” kata Jacob Gatot Sura, inisiator M Bloc Design Week sekaligus co-founder M Bloc Space. “Desain bukan sekadar estetika, tapi juga tanggung jawab terhadap lingkungan.”
MBDW 2025 juga didukung BCA melalui kehadiran “myBCA Experience” di area lobi utama. Di sini, pengunjung bisa menjajal berbagai layanan digital BCA seperti aktivasi myBCA, pembukaan e-Deposito, hingga pembayaran via QRIS NFC Pay. Area ini juga menyediakan photobooth dan hadiah menarik lewat menu Gebyar Hadiah BCA.
Wajah baru M Bloc Space juga diperkuat dengan rebranding Creative Hall menjadi “Melting Pop”, hasil kolaborasi M Bloc dengan Infipop. Ruang multifungsi ini dirancang sebagai wadah dinamis bagi komunitas dan brand untuk berinteraksi melalui berbagai bentuk acara seperti pameran, diskusi, seni visual, dan film.
“Melting Pop adalah ruang di mana berbagai ekspresi budaya populer saling berbaur,” ujar Irfan “Fanbul” Prabowo, CEO Infipop. “Kami ingin menciptakan tempat yang relevan, hidup, dan mencerminkan semangat generasi hari ini.”
Sejak dibuka pada 26 September 2019, M Bloc Space berhasil mengubah kompleks bekas rumah dinas dan gudang percetakan uang negara menjadi kawasan kreatif berbasis komunitas yang memicu kebangkitan ekonomi kreatif urban.
Dalam enam tahun terakhir, kawasan ini tumbuh menjadi rumah bagi ratusan UMKM, musisi, dan kreator lintas bidang, bahkan sempat dijuluki “Rumah Adat Jaksel” oleh komunitas Twitter.
Kini, dengan wajah barunya sebagai M Bloc Space Simpati 5G, kawasan ini mempertegas perannya sebagai living lab bagi kreativitas, teknologi, dan budaya populer yang terus bergerak maju.
Support Gigsplay Dengan Saweria


